Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Jawaban Syaikh Hani bin Buraik Atas Tazkiyah Syaikh Washiyullah Abbas Terhadap Muhammad Al Imam

Bismillahirrohmanirrohim. o

Jawaban Syaikh Hani Atas Tazkiyah Syaikh Washiyullah Abbas Terhadap Al Imam

BAGAIMANA MENYIKAPI TAZKIYAH ASY-SYAIKH WASHIYULLAH

TERHADAP MUHAMMAD AL-IMAM

Asy-Syaikh Hani bin Buraik hafizhahullah

Pertanyaan:

Bagaimana tanggapan Anda terhadap tazkiyah Asy-Syaikh Washiyullah Abbas terhadap Muhammad Al-Imam?

Jawaban:

Kita kembali kepada kaidah: “Orang yang mengetahui merupakan hujjah atas orang tidak mengetahui.”

Beliau tidak mengetahui keadaan orang tersebut (Muhammad Al-Imam).

Jadi orang yang mengetahui merupakan hujjah atas orang tidak mengetahui.

Tazkiyah Syaikh Washiyullah Abbas dijadikan tameng

Gambar. Tazkiyah Syaikh Washiyullah Abbas dijadikan tameng untuk melindungi perjanjian bathil & kufur yang ditandatangani Al Imam bersama rafidhah.

Maka hendaknya kita pergi ke Syaikh dan kita tunjukkan kepada beliau berbagai bencana yang ada pada Muhammad Al-Imam.

Jika sampai misalnya beliau juga ikut-ikutan menyetujui, maka –demi Allah– tidak ada kemuliaan bagi seorang Washiyullah maupun selainnya dari siapa saja yang nekat membela ahli bid’ah.

Hanya saja jauh sekali Syaikh Washiyullah dari membela ahli bid’ah, jika telah jelas bagi Asy-Syaikh Washiyullah keadaan orang tersebut?! Di masa fitnah Abul Hasan dahulu, sikap Asy-Syaikh Washiyullah seperti ini. Demikian juga pada fitnah Ali Al-Halaby.

Asy-Syaikh Washiyullah hafizhahullah adalah seorang ulama yang mulia, tetapi beliau tidak mengetahui berbagai bencana yang ada pada Al-Imam si penghuni Ma’bar ini.

Cukup kita katakan kepada beliau tentang ucapannya yang terakhir saja, yaitu bencana terakhir berupa pernyataannya bahwa tidak ada jihad kecuali bersama nabi.

Tidak perlu kita katakan bahwa ucapan itu dikatakan oleh Muhammad Al-Imam.

Cukup kita katakan: “Bagaimana pendapat Anda tentang orang yang mengatakan ucapan semacam ini?” Itu saja sudah cukup. Jelas?!

dari Muhadharah “LILLAHI WAHDAH”,
Rabu malam, 27 Muharram 1436 H / 19 Nov 2014 M

••••••••••••••••••
WhatsApp Miratsul Anbiya Indonesia

Dengarkan audionya

atau download di sini

Artikel terkait:

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>