KETIKA BURUNG BEO MENGAJARI ELANG TERBANG TINGGI
Dari langit nusantara
Elang-elang sudah lama mengudara
Sayap-sayap mereka ditempa badai
Berteman petir, bersanding kilat.
Mereka terbang bukan karena dipuji
Mereka melayang tinggi karena dibimbing kibar sejati
Meniti jalan tanpa rekayasa dan permainan opini
Demikianlah yang bertahun-tahun dijalani
Dinasehati, ditegur, dimarahi, dibimbing dan diluruskan kibar Rabbani… selama ini
Jauh-jauh tahun sebelum burung-burung beo tahu arti perjalanan di sini
Kini datang suara-suara sumbang,
Burung pendatang yang bulunya masih basah oleh hujan di seberang lautan
Mengibaskan sayap kecil di panggung besar, Nusantara tercinta
Mengajari elang bagaimana caranya mengepakkan sayap ke langit yang sejak dulu mereka terbangi
Dengan arogan lagi congkak yang mendominasi,
Mereka berkata membeoi pendahulunya
“Ikuti kami! Ini jalannya ke matahari!”
“Jalan sah jika kalian mau diakui oleh Kibar sejati!”
Padahal arah yang mereka tunjuki,
Bukanlah jalan para ulama kibar rabbani yang selama ini tlah mengajari arti sabar dan adab mulia yang tinggi
Bukan caci maki sifr ‘ala syimali
Apalagi hinaan keji hizbi haddadi sekali datang di negeri ini
Yup, burung-burung beo yang tak peduli arti mencuri plagiasi
Burung yang tak peduli pemerintah kami dihina dan dilecehi
Bahkan burung yang tak peduli peringatan Baginda Nabi ﷺ ketika kucing dikurung tanpa jaminan makan sehingga mati
Burung ini tak merasakan jerit tangis derita jika dianya dikurung tanpa boleh pergi
Burung ini hanya membeo mengikuti celaan kibar gadungani plagiati
Mereka lupa,
Jejak digital sejarah tak bisa dipalsukan dan dimanipulasi
Mereka lupa,
Dulu Salafiyun nusantara bertanya kepada Rabi’ Al-Madkhali dan Ubaid Al-Jabiri tanpa mereka ajari
Tidak ada istilah asisten pribadi yang harus dilalui jika ingin berkonsultasi dengan kibar Rabbani
Tidak pula dikenal di dakwah mulia ini
Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Salafy sejati
Tidak pula ada distributor resmi penjual cap asli
Demikianlah sejarah dilalui
Bukan merujuk pada pentas² kecil yang baru dipaku di dinding masa kini
Mereka hanya mengulang-ulang jargon,
Keberkahan bersama Ulama Kibar Rabbani
Seakan Salafiyun mudah saja dikibuli dan ditakut-takuti
Padahal hakekatnya hanyalah membeo pada bisikan penjahat plagiasi dan vonis-vonis yang keluar dari kantongnya sendiri (https://t.me/sekelumitsejarah/1960)
Ah, kasihan sekali…
Burung beo ingin mengajari elang terbang,
Padahal cakar mereka masih lunak bercap maling plagiasi
Paruhnya gemetar oleh teriakan tawa “ULB si penjahat perang ini” (https://t.me/sekelumitsejarah/1776)
Sayap mereka mengepak dibimbing hinaan terhadap pemerintah RI dan celaan nol Putulnya dedengkot penjahat Luqmani.
Kini setelah kibar Rabbani keluarkan nasehat dan keputusan yang tak sesuai hawa nafsu dan ambisi
Saatnya Syaikh Bukharipun DIVONIS NOL PUTUL dari data-data rinci dalam menangani fitnah ini
__
Syaikh Abdullah Bukhari BELUM PUNYA DATA rinci tentang pola tadhkhim dan tahwil yang dilakukan asatidzah SECARA REALITA di Indonesia.
—
Gembong Luqmani provokasi kekurangajaran ini
Duhai kemana kegagahan burung beo terbirit lari
Tak terdengar suara slogan Bersama Bimbingan Kibar Rabbani
Tiada pembelaan terhadap Syaikh Bukhari
yang dihina penyelenggara Daurah Muzani
Beo membisu bersama kehinaan slogan palsu
Wahai burung beo dari seberang lautan
Ulama kibar bukan hanya cap dan slogan
Semuanya butuh kejujuran,
Bukan ambisi dan fasihnya lisan Yaman
Dalam menghina, melecehkan dan menghizbikan
Lihatlah…
Sejarah bukanlah bahan tawa dan hina
Di saat peneriak hanya bisa berkubang di area lockdown mini
Elang² tetap terbang mengitari nusantara
Menembus badai, melintasi samudera
Menebar dakwah mulia walau dihina dan dicela
Dengan doa, dengan sanad, dengan bimbingan para ulama kibarnya, nama besar yang sudah mengakar dalam sejarah dakwah yang mulia.
Penutup
Biarkan saja mereka mengaum di tanah,
Elang tetap terbang menjulang di langit nusantara dakwah.
🔊💭💭💭💭
KETIKA BURUNG BEO MENGAJARI ELANG TERBANG TINGGI DIIRINGI VONIS KIBAR PLAGIAT LUQMAN SANG PENJAHAT TERHADAP SYAIKH AL-BUKHARI: ‘NOL PUTUL DATA RINCI’ ATAS FITNAH YANG BELIAU TANGANI
🌈🎈🥇🏆(Luqman Ba’abduh Gembong Maling Plagiat Penyelenggara Daurah Muzani Mengumumkan Kemenangan Mutlak Nol Putulnya Terhadap Para Duat dan Ulama Kibar Umat)
V. Audio ||
https://t.me/sekelumitsejarah/1965
Baca artikel terkait:
