Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Kebohongan Askari Didustakan oleh Askari, Tahdzir Syaikh Rabi’ Terhadap Dzulqarnain Belum Dicabut!

KEBOHONGAN ASKARI DIDUSTAKAN OLEH ASKARI, TAHDZIR SYAIKH RABI’ TERHADAP DZULQARNAIN BELUM DICABUT!

Bukti audio:

Download klik disini

Askari berkata:

Ada yang mengatakan gimana dengan tahdziran Syaikh Rabi’?

Ini juga banyak menyebar ya. Ya memang Syaikh Rabi’ hafizhahullah telah mengucapkan kalimat² bentuk tahdzir kepada beliau. Namun secara lafazh saya sendiri tidak mengetahui ya karena itu juga merupakan penukilan sampai tersebar ada istilah² yang antum ketahui ya. Tapi secara lafazh itu penukilannya dari Hani bin Buraik, Hani Buraik sudah diketahui siapa dia ya. Dan itupun Hani Buraik sendiri ketika dia menyampaikan kalimat, dia mengatakan, “Ini bukan tahdzir, ini nasehat orang tua kepada anaknya.”

Jadi dia sendiri yang menafikan, begitu. Namun ternukil dari satu kepada yang lain, na’am. Dan setelah itu sempat terjadi pertemuan….

Pembaca, perhatikan arsip postingan kita berikut ini, bagaimana Askari menegaskan bahwa tahdzir Syaikh Rabi’ tidak hanya dari jalur Hani bin Braik tetapi juga dari jalur Asatidzah yang mendengarkan langsung dari Syaikh Rabi’ yang menegaskan BELUM MENCABUT TAHDZIRNYA TERHADAP DZULQARNAIN. Bahkan tahdzir tersebut beliau ulang sampai dua kali berdasarkan kesaksian Askari sendiri!

Kutipan:

Bismillah.

Ust.Askari hafizhahullah telah mengabarkan kepada saya bahwa pada pertemuan asaatidzah dgn syaikh Robi’ beberapa waktu yang lalu dgn tegas Syaikh Robi’ mengatakan “أنا ما سحبت التحذير” (Saya tidak pernah menarik tahdzir tersebut) beliau mengucapkannya 2 kali. Syaikh Robi’ hafizhahullah mempersyaratkan kebenaran taubat ust.Dzulqarnain apabila memenuhi syarat taubat yang disebutkan oleh Allah Azza Wajalla dalam surah Al-Baqorah : 160.

Maka dengan ini ana Abu Athiyyah Rismal dengan tegas menarik apa yang telah terucap dari ana sebelumnya sebagaimana yang telah tersebar dalam bentuk audio, dan ana tegaskan bahwa tahdzir syaikh Robi’ masih berlaku kepada ust.Dzulqarnain sampai beliau memenuhi syarat-syarat taubat tersebut. Adapun terkait teleconference syaikh Hani baru-baru ini dan yang lainnya akan dijelaskan secara rinci dan ilmiah oleh para asaatidzah sepulang umroh nanti. Demikian sebagai pelaksanaan amanah ilmiah dari ana dan sebagai bentuk rujuk dari ucapan ana yang telah tersebar.

Wassalam

Abu Athiyyah Rismal
(Tulisan ana ini telah di muroja’ah oleh Al-Ustadz Askari Hafizhahullah).

Engkau masih mengingkari dan mendustakannya wahai Askari?!

Arsip bukti:
https://tukpencarialhaq.com/2014/02/06/asy-syaikh-rabi-belum-mencabut-tahdzirnya-terhadap-dzulqarnain-al-makasari/

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>