Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Bantahan Terhadap Syubhat Yang Dilemparkan Doktor Arafat : Orang Yang Mengatakan Bahwa Orang-orang Filsafat Meyakini Ketinggian Allah Adalah Pernyataan Aneh dan Berbahaya (Bag.1)

الدفاع عن العلامة الأستاذ د. ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله الذي قال أن غلاة الفلاسفة يقرون أن الله في السماء، وأن هذا التقرير ليس بعجيب ولا بخطير وليس كلام من لا يعرف الفلاسفة

PEMBELAAN TERHADAP AL-ALLAMAH PROFESOR DOKTOR RABI’ BIN HADI AL-MADKHALI HAFIZHAHULLAH YANG MENYATAKAN BAHWA ORANG-ORANG FILSAFAT MEYAKINI ALLAH DI ATAS LANGIT, DAN PERNYATAAN INI TIDAK ANEH DAN TIDAK BERBAHAYA DAN BUKAN UCAPAN ORANG YANG TIDAK MENGETAHUI ORANG-ORANG FILSAFAT (1)

1. Tanggal 8 Juli 2021 pukul 20.09

 Asy-Syaikh Arafat al-Muhammadi hafizhahullah memposting bantahan dan memperingatkan bahayanya ucapan terkait keyakinan orang-orang filsafat dan menyebarluaskan secara resmi bukti screenshot percakapan beliau dengan seseorang (MAJHUL?) di akun RESMI FACEBOOK BELIAU.

Kutipan:

💥 BARU

[BANTAHAN TERHADAP PERNYATAAN ANEH DAN BERBAHAYA]

Oleh Fadhilatus Syaikh Dr. Arafat bin Hasan al-Muhammadi hafizhahullah wara’ah

Rabu 27 Dzulqa’dah 1442 H

07 Juli 2021 M

Beliau melengkapinya dengan bukti screenshot percakapan beliau dengan seseorang (majhul?):

Penanya:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

أحسن الله إليكم شيخنا العزيز:

Apa pendapat Anda tentang orang yang mengatakan bahwa orang-orang filsafat meyakini ketinggian Allah?

Asy-Syaikh Arafat:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته.

Ini adalah pernyataan yang aneh dan berbahaya, dan itu adalah ucapan orang yang tidak mengerti orang-orang filsafat yang gerakan-gerakan mereka berdiri di atas kekafiran yang nyata, ilhad, dan meniadakan atau menolak keberadaan syari’at.

Jadi seandainya kita membawakan seribu dalil untuk menetapkan sifat ketinggian Allah kepada orang filsafat, engkau akan menjumpainya mengucapkan, “Allah tidak di dalam alam dan tidak pula di luarnya.”

Nash-nash yang menjelaskan sifat-sifat Allah dan kehidupan setelah mati oleh orang-orang filsafat ditakwil semuanya. Dan tidak ada yang merusak orang-orang yang mendalami ilmu kalam dari kalangan Jahmiyah dan Mu’tazilah serta selain mereka kecuali orang-orang filsafat. Orang-orang filsafat itu telah menguasai mereka dan mengatakan kepada mereka, “Ucapan kami tentang nash-nash yang menjelaskan kehidupan setelah mati seperti ucapan kalian tentang nash-nash yang menjelaskan sifat-sifat Allah.”

Hal itu telah disebutkan oleh Syaikhul Islam dalam kitab “Bayan Talbisil Jahmiyyah.”

Dari sini kita teringat dengan nasehat guru kita asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah yang berulang-ulang dan bermanfaat tentang mendesaknya untuk banyak membaca kitab-kitab Syaikhul Islam dan murid beliau Ibnul Qayyim.

Penanya:

Jazakumullah khairan syaikh kami Abur Rabi’, apakah Anda mengizinkan untuk menyebarkan jawaban Anda ini hafizhakumullah?

Asy-Syaikh Arafat:

Tidak masalah.

Penanya:

بارك الله فيكم ونفع بكم

Selesai kutipan

Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=754691475341470&id=100024018732610&sfnsn=wiwspwa

Ternyata beliau tidak hanya mengijinkan percakapan tersebut disebarluaskan, beliau malah menyebarluaskan sendiri secara resmi screenshot percakapan tersebut di akun facebook beliau dengan judul yang “💥memerahkan telinga”. Wallahul musta’an

2. Tanggal 8 Juli 2021 pukul 20.42

Tidak sampai satu jam kemudian, Asy-Syaikh Syarif at-Turbani hafizhahullah menanggapi isi postingan Asy-Syaikh Arafat berikut bukti screenshot yang beliau sebarluaskan di akun RESMI FACEBOOK BELIAU:

Kutipan:

Sebagian orang menyampaikan kepada asy-Syaikh Arafat al-Muhammadi hafizhahullah tentang nukilan saya dari asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullah bahwa orang-orang filsafat mengimani ketinggian Allah ketika beliau sedang membantah Jahm bin Shafwan.

Saya tidak tahu apa tujuan di balik nukilan ini kepada asy-Syaikh Arafat?!!!

Jadi saya walhamdulillah tidak mengucapkan dari kantong pribadi saya sendiri dan saya tidak memiliki pendapat yang menyendiri sedikitpun, tetapi saya menukil dari kitab-kitab al-Allamah Rabi’ hafizhahullah.

Berikut ini perkataan Rabi’ dalam syarah (penjelasan) beliau terhadap kitab Aqidatus Salaf Ashabul Hadits halaman 81:

Orang-orang ahli filsafat yang ekstrim mengakui bahwa Allah dan para malaikat-Nya berada di atas langit di ketinggian. Sementara Jahmiyyah dan orang-orang yang mengikuti mereka dari kalangan Mu’tazilah, Khawarij, Asy’ariyah dan selain mereka di medan ini lebih parah dari orang-orang ahli filsafat, lebih sesat dan lebih bodoh dari orang-orang ahli filsafat.

Orang-orang ahli filsafat walaupun dalam kesesatan dan ilhad, mereka meyakini bahwa Allah di atas langit.

Bahkan Yahudi dan Nashara meyakini bahwa Allah di atas langit dengan mengambil keyakinan ini dari Taurat dan Injil.

Jadi Taurat dan Injil berisi nash-nash yang menunjukkan bahwa Allah di atas langit. Dan orang-orang filsafat mengakui hal ini. Walaupun dalam kesesatan namun akal mereka masih mengakui ketinggian Allah.

Sedangkan akal Jahm bin Shafwan dan orang-orang yang mengikutinya –na’udzubillah– dalam bab ini lebih sesat dari orang-orang filsafat yang sesat dan mulhid.

Selesai kutipan

3. Asy-Syaikh Fawwaz al-Madkhali hafizhahullah mengomentari postingan Asy-Syaikh Syarif at-Turbani yang membawakan bukti penguat halaman asli Aqidatus Salaf Ashhabul Hadits karya Profesor DR. Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah yang menunjukkan bahwa beliau (Asy-Syaikh Syarif at-Turbani) hanyalah menukil, tidak lebih:

“Tujuan mereka jelas dan untuk mempermalukan.

Seandainya mereka memang menginginkan kebaikan, tentu mereka akan terlebih dahulu mengajak diskusi dengan Anda, dan memastikan siapa yang mendahului Anda mengucapkan ucapan tersebut!!”

Selesai kutipan

Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3049725638604931&id=100007025733829&sfnsn=wiwspwa

KESIMPULAN

Membaca bukti-bukti di atas jelaslah bahwa Asy-Syaikh Syarif at-Turbani hanyalah menukil pernyataan Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah.

Maka menyebarluaskan pernyataan secara resmi bahwa orang yang mengatakan bahwa orang-orang filsafat meyakini ketinggian Allah adalah pernyataan yang aneh dan berbahaya, dan itu adalah ucapan orang yang tidak mengerti orang-orang filsafat adalah vonis yang sangat tendensius dan berbahaya sebab itu adalah pernyataan Al-Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah di dalam kitab Syarah Aqidatus Salaf Ashabul Hadits.

https://t.me/jujurlahselamanya/5623

File bentuk PDF: Bantahan Terhadap Syubhat Yang Dilemparkan Doktor Arafat – Bagian.1

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>