Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Kiprah “WAHABI” (BACA: SAUDI) dan Kampanye Pembusukan Oleh Musuh-Musuhnya (1) (MEMBANTU SEPENUH HATI SAUDARANYA YANG TERTIMPA MUSHIBAH & PENGUNGSI SURIAH AKIBATKAN KEKEJAMAN TERORIS ISIS TANPA BERKOAR-KOAR & BALASAN FITNAH YANG DITERIMANYA)

Bismillahirrohmanirrohim. o

 kiprah wahabi baca saudi dan kampanye pembusukan oleh musuh-musuhnya1

KIPRAH “WAHABI” (BACA: SAUDI) DAN KAMPANYE PEMBUSUKAN OLEH MUSUH-MUSUHNYA (1)
(MEMBANTU SEPENUH HATI SAUDARANYA YANG TERTIMPA MUSHIBAH & PENGUNGSI SURIAH AKIBATKAN KEKEJAMAN TERORIS ISIS TANPA BERKOAR-KOAR & BALASAN FITNAH YANG DITERIMANYA)

Ini adalah berita persaksian publik nasional sendiri.

Nukilan:

Dituding Tak Bantu Pengungsi Suriah, Ini Penjelasan Arab Saudi

Riyadh, – Pemerintah Arab Saudi angkat bicara mengenai pemberitaan “keliru dan palsu” soal responsnya atas krisis pengungsi Suriah. Ditegaskan Saudi, pihaknya telah memberikan izin tinggal bagi 100 ribu pengungsi Suriah di negeri itu.

Pernyataan Saudi ini mengikuti pembelaan serupa oleh Uni Emirat Arab terkait kritikan sejumlah pihak atas respons negara-negara kaya Arab, yang dianggap kurang berbuat banyak untuk menampung lebih dari empat juta pengungsi Suriah.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan, pemerintah Saudi tak ingin pamer atau mengumbar di media mengenai responsnya atas krisis pengungsi Suriah.

“Akan tetapi, kami melihat perlunya menjelaskan upaya-upaya ini guna merespons pemberitaan media yang keliru dan palsu mengenai kerajaan,” kata pejabat yang tak disebut namanya itu kepada kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) dan dilansir AFP, Sabtu (12/9/2015).

Diterangkan pejabat Saudi itu, pemerintah Saudi bahkan telah berbuat lebih dengan tidak menganggap para pengungsi Suriah sebagai pengungsi belaka. Melainkan telah mengeluarkan izin tinggal bagi 100 ribu warga Suriah.

pengungsi1

Gambar 1. Kampanye hitam musuh-musuh dakwah tauhid dan kaum kuffar terhadap negara “Wahabi” Saudi Arabia

“Dengan itu maka ada hak atas pendidikan gratis, layanan kesehatan dan pekerjaan menurut dekrit kerajaan pada tahun 2012 yang juga menyatakan bahwa pelajar Suriah yang datang ke kerajaaan ini bisa dimasukkan ke sekolah-sekolah publik,” kata pejabat Saudi tersebut.

Ditambahkan pejabat tersebut, pemerintah Saudi juga telah membantu jutaan pengungsi Suriah di Yordania, Libanon dan lainnya dengan bekerja sama dengan negara-negara tersebut dan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total US$ 700 juta.” -selesai penukilan-

http://m.detik.com/news/internasional/3017154/dituding-tak-bantu-pengungsi-suriah-ini-penjelasan-arab-saudi

Bandingkan kebaikan dan ketulusan tanpa pamrih negeri Saudi (jazahumulllahu khairan kepada Raja Salman berikut segenap jajaran pemerintahan kerajaan Saudi Arabia serta kepedulian besar rakyatnya atas penderitaan yang diderita oleh saudara-saudara muslimnya) berikut fitnahan keji yang mereka terima dengan perlakukan negara Liberal pengusung demokrasi dibawah ini:

Duh! Pengungsi Diberi Makan Seperti Binatang di Hungaria

Budapest – Beredar video kontroversial yang menunjukkan perlakuan tidak manusiawi terhadap para pengungsi di Hungaria. Dalam video itu, para pengungsi diberi makanan seperti layaknya binatang di dalam kandang.

Seperti dilansir AFP, Jumat (11/9/2015), video ini direkam diam-diam oleh seorang relawan Austria yang berkunjung ke kamp pengungsi Roszke pada Rabu (9/9) waktu setempat. Video ini menunjukkan sekitar 150 pengungsi yang berkerumun untuk mendapat makanan yang diberikan polisi Hungaria.

Polisi yang mengenakan helm dan masker ini melemparkan makanan berupa roti lapis ke kerumunan pengungsi. Hal ini dilakukan dengan pembatas pagar besi yang dipasang di dalam ruang penampungan.

pengungsi2

Gambar 2. Perlakuan Bak binatang terhadap pengungsi, inikah demokrasi barat yang dibanggakan oleh JIL jaringan Liberalnya Ulil Abshar???

Para pengungsi, termasuk wanita dan anak-anak terjebak di tengah kerumunan yang berebut makanan secara brutal. Beberapa pengungsi berada di bagian belakang kerumunan berusaha memanjat pagar, sembari melambai dan berteriak untuk meminta makanan kepada petugas kepolisian.

“Sungguh seperti binatang sedang diberi makan di dalam kandang, seperti Guantanamo di Eropa,” tutur Klaus Kufner, seorang relawan yang ikut bersama relawan wanita yang merekam adegan ini.

Kufner menuturkan kepada AFP, bahwa dirinya dan relawan wanita bernama Michaela Spritzendorfer sengaja mendatangi Roszke untuk membawa makanan, pakaian dan obat-obatan untuk para pengungsi. Namun apa yang dilihatnya di dalam kamp sungguh mengagetkannya.

“Sunguh tidak manusiawi dan sebenarnya orang-orang ini tidak berebut makanan meskipun mereka sangat lapar,” tutur Spritzendorfer yang juga istri anggota dewan kota Wina dari Partai Hijau Austria.

Hungaria sebelumnya menuai kritik dari Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) atas kondisi mengerikan di kamp pengungsi Roszke. Hungaria juga menerapkan aturan keras terhadap para pengungsi dan imigran yang nekat melewati perbatasannya tanpa izin.

https://youtube.com/fu9hVyORhdc

selesai penukilan

http://m.detik.com/news/internasional/3016718/duh-pengungsi-diberi-makan-seperti-binatang-di-hungaria

Lalu berapa banyakkah harta yang telah kita keluarkan tatkala melihat penderitaan saudaranya?! Akankah kita juga ikut menjadi penggembira barisan pemfitnah ANTI-WAHABI (tanpa rasa malu tersebut!!!!!) sementara tidak sepeserpun keluar dari kantong bantuan bagi saudara-saudara seiman seIslam tatkala mereka ditimpa bencana dan penderitaan?!

saudi bantu4

saudi bantu3

saudi bantu2

saudi bantu1

Gambar 3. Demikiankah bukti kekejaman “wahabi” yang mereka tuding haus darah, harus dienyahkan keberadaannya dari bumi pertiwi.

Bukankah seharusnya (jika benar tuduhan keji tersebut) Wahabi Saudi membiarkan saja para pengungsi yang Suriah yang lari dari kekejaman teroris takfiri ISIS-AL QAIDAH mati kelaparan dan menderita kehidupannya?!

Dan bahkan “Wahabi” Saudi ulamanya harus menerima ancaman dipenggal lehernya oleh ISIS-Al Qaidah yang telah bercita-cita sangat untuk mencaplok menguasai negeri Wahabi (baca: Saudi)

http://tukpencarialhaq.com/2014/08/20/ulama-salafy-menjadi-target-utama-pembunuhan-oleh-isis-akan-kita-penggal-leher-shaleh-al-fauzan/

Inilah bukti bahwa ISIS -Al Qaidah bukanlah Wahabi dan bahkan mereka sangatlah memusuhi Wahabi!!
Negara Saudi bahkan adalah contoh nyata korban dari aksi teror bombing mereka dan menjadi target untuk mereka kuasai.

Maka bagaimana umat hendak ditipudaya dengan cara fitnahan mengaitkan “Wahabi” (Saudi) dengan jaringan teroris ISIS dan Al Qaidah???

Apakah mereka pura-pura tidak tahu bagaimana pemerintah Saudi menggulung dan menangkap besar-besaran jaringan sel teroris tersebut sampai berjumlah 400 orang lebih baik yang melibatkan warga  berkewarganegaraan asing sampaipun jaringan teroris itu melakukan balas dendam dengan melancarkan serangan bom bunuh diri di masjid militer tatkala ditegakkan shalat berjama’ah?

provokasi bunuh semua wahabi

Gambar 4. Provokator, bunuh aja semua Wahabi di Aceh

Lalu siapa sebenarnya yang suka mengancam, meneror dan haus darah?!?!?!

Kenapa pula “Wahabi” malah mengerahkan konvoi armada kontainer yang penuh berisi bantuan makanan, pakaian, selimut, obat-obatan, tenda dan rumah-rumah bagi para pengungsi, menyediakan fasilitas pendidikan gratis, mengerahkan tenaga medis,  membuka pelayanan pengobatan, rumah sakit gratis bagi ribuan saudara mereka yang lari menyelamatkan diri dari kebrutalan teroris ISIS?!?!?!

Tidak perlu jauh-jauh ke Suriah, sekarang tanyakan kepada mereka ini yang mengompori masyarakat dan memprovokasi mereka untuk mengganyang “Wahabi”,  apa serta seberapa besar sumbangsih mereka tatkala saudara kita di Aceh terkena bencana dahsyat tsunami yang meluluhlantakkan daerah tersebut dan menerima penderitaan yang tiada terkira?!

Silakan dijawab dengan ilmiyah.
Wallahul musta’an.

Ataukah justru kita bagian dari kaum yang tidak bisa bersyukur kepada manusia,  telah menerima begitu banyak kebaikan-kebaikan pemerintah Saudi, hanya saja kita lebih memilih untuk bersatu padu dengan para pendengki, pun meramaikan barisan Syiah Rafidhah pengkafir para shahabat Nabi dan kaum Liberalisten Orientalisten yang memang paling memusuhi “Wahabi”, membalas budi baiknya dengan fitnah, sumpah serapah serta caci makian WAHABI HAUS DARAH….WAHABI ENYAHLAH DARI BUMI PERTIWI ? Allahul musta’an.

Bersambung in sya Allah.

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>