Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Membungkam Hilah Ahlu Watsiqah Kufriyah Mubtadi’ Ikhwani Muhammad Al Imam & Pembebeknya: BUKTI-BUKTI YANG VALID DAN NYATA BAHWA PARA PENGGEMBOS JIHAD ITU BERSUKA RIA ATAS KEMENANGAN SYI’AH HUTSY SANGAT MURKA TATKALA SEKUTUNYA TERSEBUT MENDERITA KEKALAHAN

Bismillahirrohmanirrohim. o

BUKTI2 YANG VALID DAN NYATA

MEMBUNGKAM HILAH  AHLU WATSIQAH KUFRIYAH MUBTADI’ IKHWANI MUHAMMAD AL IMAM & PEMBEBEKNYA :

BUKTI-BUKTI YANG VALID DAN NYATA BAHWA PARA PENGGEMBOS JIHAD ITU BERSUKA RIA ATAS KEMENANGAN SYI’AH HUTSY & SANGAT MURKA TATKALA SEKUTUNYA TERSEBUT MENDERITA KEKALAHAN

Oleh:
Asy Syaikh Abul Abbas Yasin bin Ali al-‘Adeniy -hafidzahullah-
Aden, Yaman, Rabu 28 Syawwal 1436 H.

✹✹✹

 

بسم الله الرحمن الرحيم
والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن والاه

:أمــــــا بعد

Aku sungguh telah menyebutkan dalam makalah berjudul,

(عبد الرحمن بن مرعي حقائق وغرائب)

 

“Abdurrahman bin Mar’iy: HAKIKAT DAN SIKAP-SIKAP NYELENEH-NYA”

(Yang isinya menjelaskan) bahwa para penggembos dari pengekor Abdurrahman bin Mar’iy  bergembira dengan kemenangan Hutsi Rofidhoh.

Lalu sebagian saudara kita yang mukim di kota Shon’a menghubungiku dan menukilkan kepadaku berita yang sama.

Kemudian hal itu mendorongku untuk menulis makalah lain berjudul,

(حــــكم الــــفرح والســــرور بانتصـــــار الكفـــــار)

“HUKUM BERGEMBIRA DAN SENANG DENGAN KEMENANGAN ORANG-ORANG KAFIR”

(yang kutulis) sebagai pengingkaran terhadap mereka atas kemungkaran yang besar ini.

Maka sebagian fanatikus dungu menjelek-jelekkanku dalam perkara ini sehingga aku ingin -dalam ketergesaan ini – untuk menyebutkan kepada kalian bukti-bukti terkait permasalahan tersebut, dengan memohon kepada Allah Rabb-ku semoga Dia memberi manfaat dan membuka mata orang-orang yang tenggelam di samudera TA’ASHSHUB dan penggembosan.

BUKTI PERTAMA:

تصريح محمد الإمام في خطبة له : بأن هذه الانتصارات إلى جهنم، وأنه لا يفرح بذلك

Penjelasan Muhammad al-Imam dalam khotbahnya bahwa kemenangan-kemenangan (mujahidin) mengantarkan ke Jahannam.

Tidak ada syak bahwa yang ia maksud adalah kemenangan-kemenangan pejuang (mujahidin).

BAHKAN salah seorang murid Muhammad al-Imam, yaitu Nabil al- Ja’diy, menukil penjelasannya bahwa ia bertanya kepada syaikhnya tentang makna ucapan ini maka ia berucap :
“Aku telah meminta keterangan dari Syaikh tentang maksud (ucapan)nya dan beliau menjawab:

كــــلامي واضــــح، وأنــــه حكم عــــام. أي: أنه لــــم يخص جهـــــة معينـــــة

“Ucapanku gamblang dan ia berlaku umum, yaitu beliau tidak mengkhususkan permasalahan tertentu).”

Selesai penukilan.

Padahal kita belum pernah mendengar ucapan seperti ini dari awal peperangan Hutsi. Dan ketika para pejuang menang dan Hutsi kalah seketika Muhammad al-Imam mengingkari kemenangan tersebut dalam khotbahnya ini.

Inilah bukti paling besar dan paling nyata yang menerangkan kepada kita bahwa Muhammad al-Imam tidak terpaksa dalam meneken perjanjian WATSIQOH kufur itu. Lantas apa lagi ucapan dari para penggembos?!

Sungguh ia (WATSIQOH) adalah musibah dan bencana besar. Dan kita menanti ucapan dari ulama kita terkait hal ini bersamaan mendengarnya (isi khotbah tersebut) sudah cukup untuk (bukti) membinasakan orang ini.

BUKTI KEDUA:

Mereka menjelek-jelekkan para pejuang dan mencari-cari ketergelinciran dan kesalahan mereka serta mempublikasikannya.

Sebagaimana dilakukan para pengekor Abdurrahman bin Mar’iy terhadap saudara kami Asy-Syaikh Sholah Kentusy. Begitu pula salah seorang fanatikus menuduh sebagian pejuang dengan PENCURIAN DAN PENJARAHAN.

Sedangkan perbuatan-perbuatan hutsi yang mereka lakukan dari menumpahkan darah kaum muslimin, mengusir warga, menghancurkan rumah-rumah Allah, dan….(lainnya), mereka tidak ada sedikitpun mengingkarinya.

Dan target dari (menjelek-jelekkan) itu adalah merusak reputasi para pejuang yang membuktikan kedengkian, kebencian, dan kemurkaan atas kemenangan demi kemenangan mereka (para pejuang).

BUKTI KETIGA:

تسميتهم لجهاد الحوثة بأنه قتال فتنة، وقتال من أجل الكراسي. كما صرح بذلك عبد الرحمن بن مرعي ومحمد الإمام

Mereka menamai jihad melawan Hutsi sebagai “perang fitnah” dan “perang demi kursi (kekuasaan)” sebagaimana Abdurrahman bin Mar’iy dan Muhammad al-Imam terang-terangan mengatakannya.

Dan tidaklah ucapan (mereka dengungkan) itu kecuali sebagai prolog (pembuka) untuk Hutsi berkuasa dan agar tidak berjihad melawan dan mengusir mereka.

BUKTI KEEMPAT:

رميهم لرئيس البلاد عبد ربه بن منصور، ولبعض المسؤولين بالخيانة، كما فعل عبد الرحمن بن مرعي

Tudingan mereka kepada presiden Abdurobbihi bin Manshur dan sebagian pejabat sebagai PENGKHIANAT,  sebagaimana ini dilakukan Abdurrahman bin Mar’iy.

Adapun targetnya adalah agar pemerintah tidak didengar dan dipatuhi dalam perintah jihad(melawan Hutsi) dan membiarkan Hutsi.

________________
SEHINGGA inilah empat bukti yang nyata dan benderang bagi orang-orang yang Allah membuka penglihatannya dan menginginkan kebenaran. Bersamaan BUKTI yang pertama telah mencukupi dengan sendirinya.

Kita memohon kepada Allah pertolongan atas apa yang kita citakan dan mengharap perlindungan dari kesalahan dan ketergelinciran di dalamnya.

Ditulis: Abul Abbas Yasin bin Ali al-‘Adeniy
Aden, Yaman, Rabu 28 Syawwal 1436 H.

✲✹✲

Sumber:
Majmu’ah al-Barokah Ma’a Akaabirikum
Alih Bahasa :
Al-Ustadz Abu Yahya Al-Maidany (Solo) hafidzahullah [FBF-5]

_____________________
مجموعـــــة توزيع الفـــــوائد
✆ WA Forum Berbagi Faidah [FBF] | www.alfawaaid.net

 

 

 

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>