Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Mengapa Al Hallaj Dihukum Bunuh?!

Bismillahirrohmanirrohim. o

mengapa al hallaj dihukum bunuh

MENGAPA AL-HALLAJ DIHUKUM BUNUH?!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

1~ Berkata Ibnu Katsir rahimahullah :

“Dia (al-Hallaj) adalah al-Husain bin Manshur al-Hallaj, kakeknya adalah seorang Majusi yang berasal dari penduduk Faris, dia tumbuh besar yakni al-Hallaj di daerah Wasith lalu ia masuk ke kota Bagdad dan berbolak-balik ke Mekah, dia banyak berteman dengan pemimpin-pemimpin sufi , seperti al-Junaidi dan Amr al-Makki.

Diriwayatkan lebih dari satu ulama atas kesepakatan mereka untuk membunuhnya, dan bahwasanya ia dibunuh karena kekafirannya.

Dia adalah tukang sihir yang MUTALLAWWIN (BERUBAH-UBAH PENDIRIAN), maka dia berada diatas madzhab semua golongan sekalipun golongan itu adalah Ahlus Sunnah, Rafidhah, Mu’tazilah, Sufiyah atau orang-orang fasik dan selainnya. Dia senantiasa menyesatkan manusia dan… sampai-sampai dia mengaku-ngaku memiliki sifat Rububiyyah, maka diapun kemudian di penjara di Bagdad . Para Ulama ahli fiqih bersepakat untuk mengafirkannya dan menyatakan bahwa dia adalah seorang zindiq, dan bahwasanya dia adalah tukang sihir lagi pendusta yang di bunuh di Baghdad setelah mendapat fatwa dari para Ulama untuk membunuhnya”. ( al-Bidayah wan Nihayah ,11/138 )

١~ قال ابن كثير _رحمه الله_ في ترجمة الحلاج :
هو الحسين بن منصور الحلاج، كان جده مجوسيا من أهل فارس، نشأ أي الحلاج بواسط و دخل بغداد و تردد إلى مكة، و قد صحب سادات الصوفية كالجنيد و عمرو المكي.
و حكي عن غير واحد من العلماء إجماعا على قتله، و أنه قتل كافرا، و كان مشعوذا متلونا، فهو مع كل قوم على مذهبهم إن كانوا أهل سنة أو رافضة أو معتزلة أو صوفية أو فساقا و غيرهم، و ما زال يضل الناس و يسموه عليهم حتى ادعى الربوبية فسجن في بغداد بعد فتوى العلماء. (البداية و النهاية ، ١١/١٣٨).
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Berkata Imam adz-Dzahabi didalam kitab (al-Mizan) :

“al-Husain bin Manshur al-Hallaj yang di bunuh karena ia seorang zindiq, dia tidak pernah meriwayatkan (segala puji hanya milik Allah) sedikitpun dari ilmu, dia memiliki pemikiran al-Bidayah , at-Ta-alluh, dan Tasawwuf, kemudian berpaling dari agama dan belajar ilmu sihir dan dia memperlihatkan kepada manusia keanehan-keanehan.

Para Ulama telah menghalalkan darahnya.”

٢~ وقال الإمام الذهبي في (( الميزان )) :
الحسين بن منصور الحلاج المقتول على زندقة ما روى ولله الحمد شيئا من العلم، وكان له بداية و تأله و تصوف، ثم انسلخ من الدين و تعلم السحر و أراهم المخاريق و أباح العلماء دمه. انتهى
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

berkata Imam asy-Syaukani rahimahullah :

“Adapun al-Hallaj maka dia adalah pembuka pintu wihdatul wujud yang kemudian Ibnu Arabi menyibukkan umurnya dengannya (wihdatul wujud) dan orang-orang yang mengikuti pemikirannya. Dan telah lalu bait sya’ir (yang ditulis oleh Ibnu Arabi) yang di dalamnya terdapat ucapan-ucapan kufur.” ( ash-Shawarim al-Haddad, hal 97-98 )

٣~ قال الإمام الشوكاني _رحمه الله_ :
أما الحلاج فهو الفاتح لباب الوحدة الذي شغل بها ابن عربي و أهل نحلته عمره، و تقدم القافلة في هذه المقالة الكفرية. (( الصوارم الحداد، ص ٩٧- ٩٨ ))
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

berkata asy-Syaikh Muqbil rahimahullah :
“Dan diantara orang-orang Sufi yang menjadi zindiq serta dibunuh dengan sebab kezindiqan adalah al-Husain bin Manshur al-Hallaj dan kemudian dia diikuti oleh Abul Abbas bin Atha, lalu al-Husain bin Manshur al-Hallaj dibunuh dan setelah beberapa lama kemudian dibunuhlah Abul Abbas karena kezindiqannya.

Al-Husain bin Manshur mendengar ada seseorang membaca ayat al-Qur’an lalu ia (al-Hallaj) berkata : “kalau engkau mau aku akan berkata sama sepertinya ‎(yakni ,perkataannya itu sama seperti ayat al-Qur’an -pen)”.

Demikian pula Ibnul Faridh dia juga seorang zindiq dan dalam bait sya’ir at-taa’iyyahnya terdapat kekufuran yang sangat jelas.” ( al-Mushara’ah, hal 377 )

٤~ قال الشيخ مقبل _رحمه الله_ :
و من الصوفية أيضا من أصبح زنديقا و قتل بسبب الزندقة، وهو الحسين بن منصور الحلاج و تبعه أبو العباس بن عطاء، فقتل الحسين بن منصور الحلاج ثم بعد زمن قتل أبو العباس على الزندقة.
و سمع الحسين بن منصور الحلاج رجلا يتلو آية فقال : لو شئت لقلت مثلها، و هكذا ابن الفارض فإنه أيضا تزندقة و في تائيته التي فيها الكفر الصراح. (( المصارعة ،ص٣٧٧ ))
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Berkata asy-Syaikh Muhammad bin Rabi’ al-Madkhali hafizhahullah :

“Madzhab al-Hulul adalah madzhab yang mengatakan bahwasanya Allah Ta’aalaa bersatu dangan manusia -Maha Tinggi Allah dari yang demikian itu- , dan sebagian al-Ghulah dari kalangan orang-orang sufi menyatakan demikian seperti al-Husain bin Manshur al-Hallaj, dimana para Ulama telah memfatwakan atas kekafirannya dan memfatwakan agar membunuhnya. Dia dibunuh dan disalib pada tahun (309 H.), dan dinisbahkan sebuah sya’ir kepadanya :
“Siapakah aku apakah dia adalah aku
kita adalah ruh yang bersatu dalam badan kita
jika engkau melihatku engkau melihatnya
dan jika engkau melihatnya engkau melihat kami

maka al-Hallaj adalah Haluli, dia percaya kepada penyatuan hakikat ilahiyyah,sehingga dia menyangka bahwa Ilaah memiliki dua tabi’at yaitu al-Laahut dan an-Naasut, dan (menurutnya) al-Laahut telah menyatu dengan an-Naasut, maka ruh manusia (menurut al-Hallaj) adalah al-Laahut dan badannya adalah an-Naasut.
Hinalah dia bahwa dia dibunuh.

Sebagian dari orang-orang sufi berlepas diri dari (kesesatannya), adapun sebagian mereka maka mereka telah mengeluarkannya dari golongan sufi, dan membenarkan keadaannya (yakni, keadaanya dibunuh karena kafir -pen), dan menganggap hina ucapannya.” (Haqiqatush Shufiyyah , hal. 16-17 )

و قال الشيخ محمد بن ربيع المدخلي _حفظه الله_ :
و مذهب الحلول و هم القائلون بأن الله يحل في الإنسان تعالى الله عن ذلك، و قد نادى بذلك بعض الغلاة من الصوفية كالحسين بن منصور الحلاج، الذي أفتى العلماء بكفره و قتله، و قد قتل و صلب سنة ( ٣٠٩ ه)، و قد نسب إليه قوله :
أنا من أهوى أنا          نحن روحان حللنا بدنا
فإذا أبصرتني أبصرته    وإذا أبصرته أبصرتنا
فالحلاج حلولي يؤمن بثنائية الحقيقة الإلهية، فيزعم أن الإله له طبيعتان هما اللاهوت و الناسوت، وقد حل اللاهوت في الناسوت، فروح الإنسان هي اللاهوت و بدنه ناسوته.
و رغم أنه قتل فقد تبرأ منه بعض الصوفية، و أما بعضهم فقد عدوه من الصوفية و صححوا له حاله، و دونوا كلامه. (( حقيقة الصوفية ، ص ١٦- ١٧ ))
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

…………………………
Dikirim oleh:
Abu Zakariya al-Gorontali

 وآتسأب طلاب الفيوش

Wa Thulab Al-Fuyus & SLN

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>