Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Bukti Penyelenggara Daurah Asy Syaikh Abdul Hadi Al Umairy Adalah Corong Fitnah Hajuriyah (Tatsabut, Antara Vonis & Realita)

bismillah

bukti penyelenggara dauroh syaikh abdul hadi adalah corong fitnah hajuriyah

BUKTI PENYELENGGARA DAURAH ASY SYAIKH ABDUL HADI AL UMAIRY

ADALAH CORONG FITNAH HAJURIYAH

(TATSABUT, ANTARA VONIS & REALITA)

Berikut ini tatkala Asy Syaikh Abdul Hadi menghukumi Luqman tidak memiliki sikap tatsabut:

Lihatlah Orang ini tidak memiliki sikap tatsabut

Gambar 1. Screenshot Lihatlah! Orang ini tidak memiliki sikap tatsabut (baca: memastikan kebenaran sebuah berita)

Kita katakan,

Pertama,

Jika Asy Syaikh Abdul Hadi mengedepankan sikap tatsabut sebagaimana yang beliau voniskan terhadap Luqman sebelum beliau menerjunkan diri dalam fitnah di Indonesia, tentulah masalah pertanggungjawaban ilmiyahnya tidak akan berkepanjangan (akan ada makalah tersendiri untuk membahasnya). Wallahul musta’an.

Kedua,

Terkait Luqman dan Hajury, Syaikh berkata:

Asy Syaikh Abdul Hadi memperingatkan dari fitnah Al Hajury dan siapapun yang mengikutinya

Gambar 2. Asy Syaikh Abdul Hadi memperingatkan dari fitnah Al Hajury dan siapapun yang mengikutinya

Kalau pernyataan beliau tersebut digunakan untuk menyokong pernyataan beliau sebelumnya bahwa Luqman berambisi menjadikan dirinya sebagai rujukan dakwah di Indonesia dan meletakkan dirinya pada kedudukan para ulama, maka cukuplah transkrip dan audio kronologis ikhtiar yang telah dilakukan oleh Luqman dan kawan-kawannya dengan menghubungi dan mendatangi Masyaikh satu persatu untuk meminta bimbingan para Masyaikh terkait daurah yang diadakan oleh MLM (Mutalawwin La’aab Makir) adalah bukti bahwa mereka berkeinginan kuat untuk merujukkan permasalahan yang ada di Indonesia kepada para Masyaikh tersebut (lihat makalah sebelumnya) dan bukan merujukkan permasalahan itu pada diri-diri mereka sendiri, jika tidak, lalu apa faidahnya mereka menghubungi para ulama tersebut dan meminta nasehatnya? Hal ini bisa dipahami dengan mudah oleh orang yang berakal sehat jika saja kronologisnya disampaikan dengan jujur tanpa permainan menilap kisah dan trik stuntman “Luqman” ala poly-tikus atau sutradara. Allahul musta’an.

Semestinya Asy Syaikh Abdul Hadi sedikit meluangkan waktu mempelajari fitnah dakwah di Indonesia sebelum beliau terjun di dalamnya dengan melandasinya prinsip tatsabut terlebih dahulu kepada orang-orang yang beliau vonis terkait fitnah Al Hajury (yang beliau peringatkan) sehingga kamus pertama yang beliau kenal dari fitnah Hajuriyun di Indonesia adalah istilah LUQMANIYUN (dan bukan istilah Khidiriyun atau Dzulqarnainiyun atau Abdul Barriyun atau Abdul Mu’thiyun atau Hananiyun) yang disematkan kepada Ahlussunnah. Peperangan dan permusuhan Hajuriyun yang dahsyat lagi brutal terhadap Ahlussunnah (Luqmaniyun, dalam cap mereka).

Bukankah demikian wahai “Luqman” yang menjadi pembisik Asy Syaikh Al Muhaddits (demikian gelar yang ditempelkan oleh Sofyan Ruray)? Dengan tatsabut itu pula niscaya beliau tidak akan mampu menutup mata bagaimana peran Khidir dan kawan-kawannya (yang beliau bela) dalam menyokong dakwah dan daurah Masyaikh Hajuriyun Haddadiyun bahkan menjadi pembicaranya dalam keadaan begitu dahsyatnya peperangan yang dilancarkan oleh Hajuriyun terhadap Ahlussunnah (baca: Luqmaniyun, dalam cap mereka)!!!

Adalah sebuah keajaiban “vonis tanpa tatsabut” jika kemudian Asy Syaikh Abdul Hadi mengaitkan fitnah Al Hajuri dengan ambisi Luqman dan kawan-kawannya dan bukan ambisi ikhwah-ikhwah yang beliau bela.

Sungguh menyedihkan apa yang dikatakan oleh Asy Syaikh Abdul Hadi terkait fitnah Hajuriyun di Indonesia! Bukan karena Luqman yang disebutnya tetapi karena orang-orang yang dibelanya itulah yang berkesempatan untuk membela dan menyokong dakwah Al Hajury yang diperingatkannya dalam keadaan Ahlussunnah dicela, dihina, dimusuhi dan diperangi secara brutal oleh Hajuriyun setelah sebelumnya distempel dengan nama Luqmaniyun!!

Hajuriyun Achmad Djunaedi umumkan Munajat sebagai narasumber corong resmi daurah Masyaikh Hajuriyun

Gambar 3. Hajuriyun Achmad Djunaedi umumkan Munajat sebagai narasumber corong resmi daurah Masyaikh Hajuriyun

(Url sumber: http://pakjuned.blogspot.com/2009/07/info-dauroh-nasional-ngawi-2009.html)

Apakah ini tidak cukup sebagai bukti jauhnya orang yang anda bantah “kejahatannya” (dan yang bersama-sama dengannya) dengan Al Hajury wahai Al Muhaddits dan para kadzdzabun pembisik beliau???

Dimana orang-orang yang anda bela wahai Asy Syaikh Al Muhaddits tatkala pedang-pedang Hajuriyun terhunuskan siap untuk menyembelih Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari???

Bukan…bukan, Hajuriyun tidaklah menyebut-nyebut nama Khidir dan teman-temannya yang mereka perangi ketika itu! Kenapa karena dia adalah sekutu mereka!

Yang dicaci dan dicerca adalah Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari, Usamah dan Luqman yang sekarang sedang engkau bantah wahai Syaikh sembari engkau peringatkan orang ini sebagaimana engkau peringatkan dari fitnah Al Hajuri!!

Buku stensilan jelek hasil produksi Hajuriyun Hasan Magetan dkk

Gambar 4. Buku stensilan jelek hasil produksi Hajuriyun Hasan Magetan dkk hasil tulisan Hasan bin Qasim Ar Raimy yang diterjemahkan oleh Abu Hazim Muhsin dan Abu Aisyah Muhammad Asnur bin Badrudin kala mencaci Usamah dan Luqman serta yang semodel dengan mereka

Bukankah orang-orang yang engkau peringatkan tersebut, Luqman dkk. ketika itu melawan dan membentengi umat dari kejahatan Al Hajuri dan Hajuriyun? Dan kami yakin anda tidak tahu. Sebaliknya yang bersamamu dan anda bela saat ini juga bersama-sama sebarisan dengan Hajuriyun wahai Syaikh Al Muhaddits?! Dan kami yakin pembisik anda tidak memberi tahu.

Hasan Bin Qasim Ar Raimi siap menyembelih Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari

Gambar 5. Hasan Bin Qasim Ar Raimi siap menyembelih Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari

Bukankah penerbit dan penyebar buku brutal tersebut adalah yang terlibat dalam penyelenggara Daurah Masyaikh Hajuriyun di Ngawi wahai Syaikh Abdul Hadi dan “Luqman”(baca: kadzdzabun pembisiknya)??

Bukankah Darussunnah Yogyakarta a.k.a Munajat yang menjadi corong resmi dakwah Hajuriyah (yang menyerang secara brutal Ahlussunnah Indonesia dengan stempel Luqmaniyun, bahkan menghizbikan Asy Syaikh Abdurrahman Al Mar’i dan Asy Syaikh Abdullah serta merobek-robek kehormatan Masyaikh Ahlussunnah yang lainnya) adalah sosok yang sama yang menjadi penyelenggara daurah Asy Syaikh Utsman As Salimi dan daurah anda wahai Asy Syaikh Abdul Hadi Al Umairy??? Dan kami yakin pembisik anda tidak memberi tahu. Hadahumullah.

Buruk muka kaca tetangga yang dibelah.

Gambar 6. Buruk muka kaca tetangga yang dibelah. Corong resmi Hajuriyun Hasan bin Qasim Ar Raimi-lah yang menjadi penyelenggara Daurah Asy Syaikh Abdul Hadi Al Umairy!!

(Url Sumber: http://darussunnah.or.id/materi-khusus/info-dakwah-darussunnah/dauroh-masyayikh-di-ngawi-25-27-rajab-1430-h-18-20-juli-2009/)

Penyelenggara daurah Syaikh Abdul hadi masih kukuh sebagai corong fitnah Hajuriyah

Gambar 7. Penyelenggara daurah Syaikh Abdul hadi masih kukuh sebagai corong fitnah Hajuriyah

Dan bukanlah hal yang berlebihan apa yang dinyatakan oleh Al Ustadz Dzulqarnain dalam surat rujuk beliau sebagai bukti untuk membantah “Luqman” (baca: kadzdzabun pembisik Syaikh Abdul Hadi) terkait fitnah Hajuriyah:

Saya beristighfar kepada Allah

Gambar 8. Saya beristighfar kepada Allah dari setiap kalimat yang dipahami bahwa saya menyetujui peng-hizbiyah-an mereka berdua atau salah satunya

Sekali lagi kita ulang, bukankah orang-orang yang anda peringatkan tersebut wahai Syaikh Al Muhaddits, Luqman dkk. ketika itu melawan dan membentengi umat dari kejahatan Al Hajuri dan Hajuriyun dengan konsekwensi dicerca, dimaki dan berbagai serbuan yang bisa mereka lancarkan? Sebaliknya yang bersamamu wahai Syaikh dan yang anda bela saat inilah yang menjadi pemain inti penyelenggara daurah anda juga bersama-sama sebarisan dengan Hajuriyun?! Dan kami yakin pembisik anda tidak memberi tahu.

Al Makasari situs resmi daurah Syaikh Abdul Hadi juga merupakan corong resmi daurah Hajuriyun Hasan bin Qasim Ar Raimi

Gambar 9. Al Makasari, situs resmi daurah Syaikh Abdul Hadi juga merupakan corong resmi daurah Hajuriyun Hasan bin Qasim Ar Raimi!!

(Sumber Url: http://almakassari.com/dawah/dauroh-donasi-dll/dauroh-nasional-bersama-ulama-besar-negeri-yaman-ngawi.html)

Penyelenggara daurah Syaikh Abdul hadi masih kukuh sebagai corong fitnah Hajuriyah 2

Gambar 10. Penyelenggara daurah Syaikh Abdul hadi masih kukuh sebagai corong fitnah Hajuriyah

Jika demikian siapa sebenarnya yang terbukti dalam perjalanan sejarah dakwah di Indonesia berambisi mengikuti ambisi Al Hajuri bersama fitnahnya wahai Syaikh?

Lalu bagaimana Asy Syaikh Al Muhaddits Abdul Hadi Al Umairy bisa begitu percaya diri berbicara tentang fitnah Hajuriyah di Indonesia jika beliau sama sekali tidak bertatsabut terlebih dahulu kepada Luqman dan kawan-kawannya dan hanya mengandalkan informasi sepihak dari para MLM pembisiknya yang memang memiliki keterkaitan historis dengan ambisi dakwah Al Hajuri?!

Subhanallah, siapa sebenarnya yang beliau bantah dalam bantahan mantap senjata makan tuan tersebut?? Allahul musta’an.

Tatsabut, ringan diucapkan berat diamalkan.

Ataukah anda menginginkan bukti terbaru para ambisius yang menjadi ekor-ekor fitnahnya Al Hajury wahai Asy Syaikh Al Muhaddits?

 وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ أَهْلِهَا

“dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya …”

Simak pengakuan berikut ini:

Manhaj bunglon Mas Bajury.

Gambar 11. Manhaj bunglon Mas Bajury (MutalAwwin SemoBil ke hAJURY), hubungan bilateral POROS GRENJENG-SAMPUNG, menyambut Hasan Ar Raimi, Allahul musta’an.

“persiapan keberangkatan robongan ikhwah GRENJENG Yg dipimpin oleh UST JABIR menuju MAHAD ITTIBAUSSUNNAH SAMPUNG MAGETAN…”

Adakah para pembisik telah menyampaikan ini semua agar Asy Syaikh bisa lebih mewakili kenyataan di Indonesia tatkala berbicara fitnah? Dan untuk menghindari apa-apa yang beliau sampaikan menjadi semacam senjata makan tuan bagi yang terlibat dalam daurahnya.

fatwa bohong sy wushabi_pak juned

Gambar 12. Screenshot fatwa palsu Syaikh Wushabi dan strategi Maling Teriak Maling dari Hajuriyun-MLM Grenjeng Ahmad Junaedi. Hajuriyun & Hasan Ar Raimy yang menebar teror kesiapan menyembelih Syaikh Abdullah Bukhari dikemas menjadi sosok terzhalimi yang diburu oleh Luqmaniyun. Tipuan besar di siang bolong. Allahul musta’an

Tetapi memang tugas beliau bukanlah untuk menghukumi orang-orang yang menjadi penyelenggara daurah beliau yang memang secara historis memiliki keterkaitan dakwah dengan ambisi Al Hajuri seperti yang beliau tuntut kepada Luqman. Tugas beliau sini adalah membela mereka sebagaimana beliau tegaskan sendiri yang transkrip terjemahannya disebarluaskan oleh situs resmi daurah nasional Syaikh Abdul Hadi. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Adobe-PDF

3 comments to Bukti Penyelenggara Daurah Asy Syaikh Abdul Hadi Al Umairy Adalah Corong Fitnah Hajuriyah (Tatsabut, Antara Vonis & Realita)

  • ABUWILDAN ALJAKARTY

    Makin beragam cara makar mereka tunjukkan..
    Jazakumulloh atas informasi yg trus diUPDATE..

  • abu ruqoyya

    dauroh sensasional bersama almuhaddits* syaikh abdul hadi al umairy….. kesian…. syaikh jadi bahan permainan.

  • ahmad

    Hati-hati terhadap orang “dzul wajhaian” yang terkadang bersama hzibiyin,halabiyun,alhajuriyun terkadang bersama salafy, silahkan perhatikan nasehat asy syaikh mugbil rahimahullah berikut:
    [ ﺷــﺮ ﺍﻟﻨــﺎﺱ ﺫﻭ ﺍﻟﻮﺟﻬﻴــﻦ ]

    ﻗـــﺎﻝ ﺍﻹ‌ﻣﺎﻡ ﻣﻘﺒﻞ ﺍﻟﻮﺍﺩﻋﻲ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ :

    “ﻓﺎﻟﺤﺰﺑﻲ ﻣﺴﺘﻌﺪ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﻪ ﺧﻤﺴﺔ ﺃﻭﺟﻪ، ﻭﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ:
    «ﺇﻥّ ﻣﻦ ﺷﺮّ ﺍﻟﻨّﺎﺱ ﺫﺍ ﺍﻟﻮﺟﻬﻴﻦ ﺍﻟّﺬﻱ ﻳﺄﺗﻲ ﻫﺆﻻ‌ﺀ ﺑﻮﺟﻪ ﻭﻫﺆﻻ‌ﺀ ﺑﻮﺟﻪ».
    ﺃﻣﺎ ﺍﻟﺴﻨﻲ ﻓﺈﻧﻪ ﻣﺘﻤﺴﻚ ﺑﺪﻳﻨﻪ ﺳﻮﺍﺀ ﺭﺿﻲ ﻓﻼ‌ﻥ ﺃﻡ ﻟﻢ ﻳﺮﺽ، ﺑﺨﻼ‌ﻑ ﺍﻟﺤﺰﺑﻴﻴﻦ ﺍﻫـ”

    ﺗﺤﻔﺔ ﺍﻟﻤﺠﻴﺐ (ﺹ٢٩٠)

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>