Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

TIRAI ITU KINI TELAH TERSINGKAP :: Eh Ternyata… Ingin Dielu-Elukan Bak KHUMAINI Si Imam Besar Revolusi Syiah Iran Yang Pulang Dari Pengasingan (01) (The Little Khumaini?)

Bismillahirrohmanirrohim. o

TIRAI ITU KINI TELAH TERSINGKAP :: EH TERNYATA… INGIN DIELU-ELUKAN BAK KHUMAINI SI IMAM BESAR REVOLUSI SYIAH IRAN YANG PULANG DARI PENGASINGAN (01)
(The Little Khumaini?)

 

 Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah berkata:

هؤلاء أصحاب الثورات والانقلابات على الملوك والرؤساء مساكين، ما هم إلا ضرر على الدعوة الإسلامية.

“Orang-orang yang suka melakukan revolusi dan pemberontakan terhadap para raja dan para penguasa, mereka adalah orang-orang yang hina, keberadaan mereka hanya menimbulkan keburukan terhadap dakwah Islam.”

Qurratul ’Ain, hlm. 38-39

 Sumber || https://twitter.com/M_ALWadiee/status/870635797732524032

 WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Ternyata Ulama Panutannya adalah si Khabits Imam Khumaini!

Nukilan:
Sugito menambahkan, Rizieq berharap kepulangannya akan disambut seperti pemimpin tertinggi Syiah waktu itu, Ayatollah Khomeini ketika kembali dari pengasingan ke Teheran pada 1979.

“Bahwa kepulangan beliau itu berharap seperti penyambutan Ayatollah Khomeini ketika pulang dari Prancis ke Teheran ketika Revolusi Iran.” –selesai penukilan
Sumber || https://m.detik.com/news/bbc-world/d-3516094/akan-pulang-habib-rizieq-berharap-disambut-seperti-khomeini

Sugito Atmo Pawiro seorang kuasa hukumnya mengatakan, Habib Rizieq berharap kepulangannya ke Indonesia akan disambut seperti tokoh Revolusi Iran Ayatollah Khomeini ketika kembali dari pengasingan ke Teheran pada 1979.
“Bahwa kepulangan beliau itu berharap seperti penyambutan Ayatollah Khomeini ketika pulang dari Prancis ke Teheran ketika Revolusi Iran,” ujar Sugito.
Sumber || http://www.tribunnews.com/nasional/2017/05/31/segera-pulang-rizieq-shihab-ingin-disambut-seperti-ayatollah-khomeini
Sumber || http://www.moslemtoday.com/segera-pulang-habib-rizieq-shihab-ingin-disambut-seperti-ayatollah-khomeini/

Pertama sekali selesai membaca berita ini maka langsung kami teringat pada sebuah untaian kata:

حب الظهور يقصم الظهور

Senang popularitas, membinasakan.
Iya, nampak juga pada akhirnya apa yang tersembunyi di dalam dada.
Tirai itu kini telah tersingkap.

Iya, ternyata inilah yang anda inginkan selama ini, popularitas.
Anda menginginkan umat Islam menyambut anda sebagaimana kaum Syiah Rafidhah Khumainiyah Iran menyambut gegap gempita pemimpin besar revolusi Syiah Irannya?

Baiklah…. namun sebelum itu kami katakan, pemerintah Indonesia tidak pernah mengasingkan anda dan negeri Saudi Arabia bukanlah negeri tempat penerima suaka pengasingan tetapi negeri “Wahabi” yang selama ini anda cerca.

Maka inilah Khomeini yang binasa sebagai Rujukan Taqlid Agung Konstitusi Iran yang menjadi pelopor dan landasan berdirinya Negara Syiah Iran melancangkan keyakinan kufurnya dalam menghujat generasi terbaik umat ini, generasi shahabat selaku murid-murid Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam:

“Aku menganggap dengan lantang bahwa Bangsa Iran dengan jutaan rakyatnya di masa ini lebih afdhal dibandingkan orang-orang Hijaz di masa Rasulullah.”

Gambar 1. Ucapan si binasa Khomeini:

وأنا أزعم بجرأة أن الشعب الإيراني بجماهيره المليونية في العصر الراهن أفضل من أهل الحجاز في عصر رسول الله

“Aku menganggap dengan lantang bahwa Bangsa Iran dengan jutaan rakyatnya di masa ini lebih afdhal dibandingkan orang-orang Hijaz di masa Rasulullah.”

Bukankah kelancang Rujukan Taqlid Agung Konstitusi UUD Negara Iran (Khomeini) ini adalah penghinaan terhadap generasi manusia terbaik di masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam?

Bukankah pernyataan resmi Rujukan Taqlid Agung Konstitusi UUD Negara Iran (Khomeini) ini adalah bukti ajaran dan ujaran kebencian terhadap para pembawa panji-panji Islam?!

Bukankah fakta tertulis dari Rujukan Taqlid Agung Konstitusi UUD Negara Iran (Khomeini) ini adalah bentuk penanaman aqidah kepada kaum Syiah Khomeiniyah untuk merendahkan kehormatan dan kemuliaan Rasulullah itu sendiri?!
Menanamkan keyakinan kepada kaum Syiah bahwa beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam telah gagal mendidik para shahabatnya sementara si terlaknat Khomeini telah membanggakan keberhasilan revolusi Syiah Iran yang dipimpinnya telah sukses mengangkat derajat rakyat Iran dibandingkan derajat kaum muslimin di masa Rasulullah!?!?! Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Sungguh semua kelancangan itu telah mendustakan Allah Ta’ala dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Padahal Allah Ta’ala telah mempersaksikan kepada segenap orang-orang beriman di dalam kitab suciNya yang pasti benar (tentang keutamaan para shahabat), al-Qur’anul Karim:

لَّقَدْ رَضِىَ اللهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَافِي قُلُوبِهِمْ فَأَنزَلَ السَّكِينَة عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا

“Sungguh Allah telah meridhai kaum mukminin ketika mereka memba’iatmu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).” (QS. Al Fath:18)

Dan bahkan Allah Ta’ala memerintahkan kaum mukminin untuk memohonkan ampunan bagi mereka sebagaiman dalam firman Allah:

وَالَّذِينَ جَآءُو مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِاْلإِيمَانِ وَلاَتَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyanyang”. (QS. Al Hasyr:10)

Lalu bagaimana mungkin tiba-tiba datang Khomeini dengan membawa kegilaan menghancurkan dan menentang Allah Ta’ala dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, mencekoki kaumnya dengan penghinaan semacam ini, aqidah kebencian dan permusuhan terhadap Islam dan kaum muslimin?!?!

Tatkala orang-orang tua kita dihina dan dilecehkan oleh orang lain dengan dasar dusta dan fitnah tentulah kita akan marah, lalu bagaimana seorang muslim akan bisa tidur nyenyak sementara di sekitarnya ditebarkan keyakinan untuk merendahkan kemuliaan para shahabat Nabi yang dengan keutamaan Allah yang diberikan kepada mereka radhiyallahu ‘anhum maka Islam bisa sampai kepada kita?

Maka sekarang pertanyaan bagi setiap orang Syi’ah yang masih tersisa akal sehatnya -walaupun sedikit- yang mengaku-ngaku memiliki pembelaan terhadap ahlul bait dan beragama atas nama ahlul bait:

  • Bukankah Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu hidup di masa Rasul?!
  • Bukankah Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu termasuk orang-orang Hijaz yang hidup di masa Rasul?!

Jawaban pastinya adalah Ya!!

Jika kita sepakat untuk menjawab ya, maka kita katakan kepada setiap Syi’ah yang masih tersisa akal sehatnya (tetapi adakah para hamba mut’ah yang berakal sementara mereka telah menjadikan Khomeini -selaku pendiri Negara Iran- sebagai Rujukan Taqlid Agung UUD Iran):

Apakah masuk akal jika anda menyamakan Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu yang telah diberi kabar gembira akan masuk surga dengan salah seorang rakyat Iran seperti hinaan keji Khomeini si pendiri Negara Iran?!

Demi Allah, seandainya seluruh jutaan rakyat Iran dan bahkan jika seluruh umat Syiah di masa ini (!!!) semuanya bersatu, mereka tidak akan bisa sebanding dengan DEBU YANG MELEKAT DI TALI SANDAL Sayyidina Ali radhiyallahu ‘anhu yang dengannya dipakai beliau dalam berjihad fi sabilillah!!

Maka bagaimana akal sehat anda bisa tegak di atas landasan keyakinan Rujukan Taqlid Agung Konstitusi UUD Negara Iran, Khomeini yang binasa dengan meyakini bahwa rakyat Iran dimasa ini lebih afdhal dibandingkan orang-orang Hijaz di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?!?!

Sumber || http://tukpencarialhaq.com/2017/01/12/terror-penghinaan-khomeini-rujukan-taqlid-agung-konstitusi-negara-iran-bangsa-iran-lebih-utama-dibandingkan-para-shahabat-nabi/

Inilah Khumaini musuh Islam, musuh kaum muslimin telah kami hadirkan bukti nyata kejahatannya, maka sambutlah si Little Khumaini wahai para peneriak jargon Bela Islam Bela Al-Qur’an!!

Saatnya bagi yang tertidur untuk bangun bela Islam, bela al-Qur’an, membela para shahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam!!

#habibriziq #khumaini #Khomeini #Iran #revolusi #hujatsahabat #ahok_penista_quran #khumaini_hujat_sahabatNabi #syiah #rafidhah #binasa #kufur

🔆👣🔆👣🔆👣🔆👣🔆
⚔️🛡Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
📇 Klik ➡️JOIN⬅️ Channel Telegram: http://bit.ly/tukpencarialhaq
🌎 http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com

 

 

 

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>