Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

MASAYIKH YAMAN DAN SARINGAN ZAMAN

Bismillahirrohmanirrohim. o

masyayikh yaman dan saringan yaman

MASAYIKH YAMAN DAN SARINGAN ZAMAN

بسم الله الرحمن الرحيم، والحمد لله رب العالمين، وأصلي وأسلم على النبي الأمين وآله وصحبه أجمعين.

Amma ba’du:

Sekian bantahan telah berturut-turut memberondong Abdul Aziz al-Bura’iy al-Yamany. Dan semata-mata dengan karunia Allah, saya telah membantahnya dalam sebuah tulisan yang saya beri judul “Al-Hiwarul Hadi’ ma’a Man Faqada Ba’dhal Ushul wal Mabadi’ (edisi Indonesianya): Pembelaan Asy-Syaikh Yasin Terhadap Asy-Syaikh Hani Hafizhahumallah: CERCAAN ABDUL AZIZ AL BURA’I TERHADAP WALIYUL AMR & JAWABAN TERHADAP KEBATILAN PERNYATAANNYA

Hal itu tatkala muncul darinya sebagian kalimat yang terang-terangan mencela sebagian pemerintah. Maka tatkala dia tidak mampu membantah dan terhalangi dari taubat dan rujuk, dia mengeluarkan sebuah tulisan yang redaksinya sebagai berikut:

(Baru)
Fadhilatusy Syaikh Abdul Aziz al-Bura’iy hafizhahullah berkata:
“Tidak perlu lagi untuk membicarakan Hani dan orang-orang yang bersamanya.
Tutuplah file dan kembalilah kepada faedah-faedah yang kalian menyibukkan diri padanya dan saringan zaman akan menyaring semua manusia.
Sesungguhnya sebagian masalah membuat manusia antusias ketika pertama kali munculnya karena sebuah ucapan yang itu atau banyak darinya akan mereka sesali setelah itu.
Maka jagalah lisan dan ikatan persaudaraan kalian!”

Ditulis oleh asy-Syaikh Abdul Aziz al-Bura’iy di Majmu’ah Multaqa ad-Du’at ilallah.

Jadi dalam tulisan ini dia menjelaskan kepada kita beberapa hakekat:
1. Hakekat Pertama:
Jalan yang ditempuh oleh “Masayikh” Yaman jika salah seorang dari mereka melakukan kesalahan adalah dengan mereka tidak berani menyatakan dengan jelas dan terang-terangan untuk taubat dan rujuk, bahkan cara yang mereka tempuh adalah melipat dan berputar-putar. Karena kalimat “Saya bertaubat” atau “Saya rujuk” keduanya ini tidak ada dalam kamus manhaj mereka, karena mereka merasa lebih tinggi dari semua ini!! Bahkan taubat dan rujuk itu hanya ada pada orang yang di bawah mereka!!

2. Hakekat Kedua:
Sesungguhnya merekalah yang terus menyibukkan manusia dari ilmu dengan kesalahan-kesalahan yang muncul dari mereka, namun anehnya setelah itu mereka menyuruh manusia agar kembali menyibukkan diri dengan ilmu, sementara mereka tidak menjelaskan kesalahan-kesalahan ini agar mereka mewaspadainya.

3. Hakekat Ketiga:
Bukannya mereka menasehati diri mereka sendiri agar berhenti dari kesalahan-kesalahan mereka lakukan, mereka justru menasehati orang-orang yang tidak muncul kesalahan ini dari mereka agar berhenti dari kesalahannya karena khawatir mereka akan menyesal.

4. Hakekat Keempat:
Setelah memecah belah manusia, mereka menasehati manusia agar tidak berpecah belah dan tetap menjaga ukhuwwah. Seakan-akan orang lainlah yang menyebabkan perpecahan ini.

5. Hakekat Kelima:
Mereka menuduh orang lain terus berjatuhan dan menggambarkan kepada manusia bahwa mereka adalah orang-orang yang terjaga darinya. Hal itu ketika al-Bura’iy mengatakan, “Dan saringan zaman akan terus menyaring seluruh manusia.”

Wahai al-Bura’iy, apakah engkau lupa bahwa saringan zaman telah menyaring “Masyayikh” Yaman?! Empat atau lima tahun yang lalu telah menyaring satu dari mereka.

Ini Abul Hasan al-Mishry, zaman telah menyaringnya hingga nampak jelas noda-noda dan kotoran-kotorannya.

Kemudian dua tahun setelahnya menyaring Yahya al-Hajury hingga nampak jelas noda-noda dan kotoran-kotorannya.

Kemudian dua tahun setelahnya menyaring dua orang sekaligus, yaitu:
Muhammad al-Imam, hingga nampak jelas noda-noda dan kotoran-kotorannya.
Dan Abdurrahman bin Mar’i, hingga nampak jelas noda-noda dan kotoran-kotorannya.

Dan ini dia sekarang saringan zaman sedang menyaring Abdul Aziz al-Bura’iy. Dia telah mengeluarkan kepada kita berupa kotoran yang tak berharga ini -yang hingga sekarang dia belum rujuk dan bertaubat darinya- yaitu celaan terhadap pemerintah. Sebagaimana yang telah saya sebutkan dalam tulisan saya “Al-Hiwarul Hadi’ ma’a Man Faqada Ba’dhal Ushul wal Mabadi’.”

Jadi inilah -wahai saudara-saudaraku Ahlus Sunnah-
hakekat “Masayikh” Yaman yang guru kami al-Wadi’iy berbaik sangka kepada mereka. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Ya Allah kokohkanlah kami di atas Islam hingga kami berjumpa dengan-Mu dalam keadaan tetap di atasnya.

Ditulis oleh: Abul Abbas Yasin bin Ali al-Adany

Aden – Yaman

Malam Rabu, 13 Rabi’uts Tsany 1437 H

Majmu’ah Durus wa Muhadharat Masyayikh Aden

Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
Klik ➡JOIN Channel Telegram:
http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com

Teks Arabic:

 (مشايخ!!) اليمن، وغربال الزمن

بسم الله الرحمن الرحيم، والحمد لله رب العالمين، وأصلِّي وأسلم على النبي الأمين، وآله وصحبه أجمعين.

أما بعد: فقد توالت على عبد العزيز البرعي اليمني الردود، وقد رددت عليه بفضل الله بمقال سمّيته: “الحوار الهادئ مع من فَقَدَ بعض الأصول والمبادئ”

وذلك لما صدر منه بعض الكلمات المصرحة بالطعن في بعض ولاة الأمر، فلما عجز عن الرد، وصُدّ عن التوبة والرجوع، أخرج مقالًا هذا نصّه:

جديد

قال فضيلة الشيخ عبد العزيز البرعي حفظه الله:

“لا داعي لمزيد كلام في هاني ومن معه.
أغلقوا الملف وارجعوا إلى ما كنتم فيه من فوائد، وغربال الزمان سينخل الناس جميعاً.
إن بعض القضايا ينشط الناس في أول ظهورها لكلام يندمون عليه أو على كثير منه فيما بعد.
فاحفظوا ألسنتكم وأخوتكم!”

كتبه الشيخ عبد العزيز البرعي في مجموعة (ملتقى الدعاة إلى الله) انتهى.

فبيّن لنا هذا المقال عدة حقائق:
1 الحقيقة الأولى: طريقة (مشايخ!!) اليمن إذا أخطأ الواحد منهم، فإنهم لا يصرحون بالتوبة والرجوع، بل طريقتهم اللف والدوران؛ لأن كلمة: (أتوب)، وكلمة: (أتراجع) لا وجود لهما في قواميس ومعاجم منهجهم؛ لأنهم أرفع من هذا!! بل التوبة والتراجع إنما هما لمن دونهم!!

2 الحقيقة الثانية: أنهم يشغلون الناس عن العلم بأخطائهم، ثم يأمرون الناس بالرجوع إلى العلم دون أن يبينوا للناس هذه الأخطاء ليحذروها.

3 الحقيقة الثالثة: أنهم بدلًا من أن ينصحوا لأنفسهم بالكف عما أخطأوا فيه، ينصحون الناس الذين لم يصدر منهم هذا الخطأ بأن يكفوا عن الأخطاء خشية أن يندموا.

4 الحقيقة الرابعة: أنهم بعد أن يُفرقوا بين الناس، ينصحون الناس بعدم التفرق وبلزوم الأخوة، وكأن الناس هم الذين تسببوا في الفرقة.

5 الحقيقة الخامسة: أنهم يرمون الناس بالتساقط، ويصورون للناس أنهم هم معصومون منه، وذلك حين قال البرعي: (وغربال الزمان سينخل الناس جميعًا) انتهى.

 فيا أيها البرعي أنسيت أن غربال الزمان قد غربل (مشايخ!!) اليمن، بعد كل أربع سنين أو خمس يغربل واحدًا منهم:
فهذا أبو الحسن المصري غربله الزمان حتى ظهرت نفاياته وشوائبه.
ثم بعد سنين غربل يحيى الحجوري حتى ظهرت نفاياته وشوائبه.
ثم بعد سنين غربل اثنين معاً:
◀ محمدًا الإمام، حتى ظهرت نفاياته وشوائبه.
◀ وعبد الرحمن بن مرعي، حتى ظهرت نفاياته وشوائبه.

وها هو ذا غربال الزمان يغربل اليوم عبد العزيز البرعي، فأخرج لنا هذه النفاية -التي لم يتراجع ولم يتب منها إلى الآن- وهي الطعن في ولاة الأمور، كما ذكرته في مقالي: “الحوار الهادئ مع من فَقَدَ بعض الأصول والمبادئ”

فهذه -يا إخواني أهل السنة- هي حقيقة (مشايخ !!) اليمن، الذين أحسن شيخنا الوادعي بهم الظن، فلا حول ولا قوة إلا بالله، اللهم ثبّتنا على الإسلام حتى نلقاك به.

 كتبه: أبو العباس ياسين بن علي العدني
اليمن – عدن
في ليلة الأربعاء الثالث من ربيع الثاني سنة 1437.

..

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>