Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Wasiat-wasiat Pertempuran

Bismillahirrohmanirrohim. o

WASIAT PERTEMPURAN

WASIAT PERTEMPURAN

1. Memperbanyak do’a dan bersandar kepada Allah Ta’ala, semoga Allah memenangkan hamba-hamba-Nya dan menolong para tentara perang dan negeri,  dan semoga Allah mengancurkan kekuatan musuh-musuh,  serta mengokohkan kaki dan hati (kaum muslimin).

2. Berbaik sangka kepada Allah dan ilmu yakin bahwa Allah pasti merealisasikan janji-Nya,  janji kemenangan bagi barangsiapa yang membela Allah, kitab-Nya, nabi-Nya,  dan agama-Nya.

Allah berfirman (artinya), “Apabila kalian menolong (agama) Allah niscaya Allah akan menolong kalian.”

3. Keterikatan hati secara sempurna kepada Allah, dan bahwasanya segala urusan ada di tanganNya.
Adapun apa yang kita miliki berupa perlengkapan, persenjataan, dan bala bantuan mak itu hanyalah sebagai sebab
Allah Ta’ala berfirman (artinya), “dan tidaklah pertolongan itu kecuali dari sisi Allah.”

4. Mengharapkan pahala pada amalan jihad yang ditegakkan untuk meninggikan kalimat Allah ini. Ini merupakan bagian dari amalan yang paling utama dan puncak tertinggi amalan Islam, apabila jihad tersebut dilaksanakan di jalan Allah dan di bawah bendera pemerintah.

5. Mengingatkan tentara kita yang pemberani dengan ganjaran, pahala dan senantiasa mengharap pahala.
Memuji mereka dengan kebaikan, dan saling mewasiatkan dengan kebaikan tersebut.
Mengingatkan mereka dengan hadits-hadits tentang jihad dan bersiaga di perbatasan, serta pahalanya

wasiat

6. Bersungguh-sungguh untuk tidak menyebarkan kabar burung atau berita semu, hal itu dapat melemahkan hati dan mematahkan semangat. Namun hendaklah menjadi para penyeru kebaikan dan bukan corong berita-berita (yang tidak benar, pen).

7. Menyebutkan kebejatan aqidah Syi’ah Hutsi dan menjelaskan keadaan mereka kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui hakekat kaum Syi’ah dan bahayanya terhadap Islam dan kaum muslimin.

8. Kembali kepada Allah, meninggalkan maksiat, dan memperbanyak ketaatan pada masa-masa fitnah dan penyimpangan.
Maka tauhid dan ketaatan merupakan sebab terbesar datangnya pertolongan Allah.

9. Membaca siroh Rasul dan peperangan-peperangan-Nya, kisah para khalifah, dan jihad mereka, karena padanya terdapat motivasi yang besar untuk bersabar dan senantiasa terus menyabarkan  diri, padanya juga terdapat penjelasan tentang sebab-sebab datangnya pertolongan dan kekokohan (dari Allah).

10. Mengingat kebaikan-kebaikan pemerintah kita dan mengingatkan rakyat agar bersikap loyal dan taat dalam perkara yang ma’ruf.
Maka jihadnya mereka (pemerintah) merupakan hujjah bagi ahlul haq; dan sebaliknya kesedihan bagi kaum Khawarij, Rafidhoh, dan para pengekor mereka.

Ⓜ Faidah dari asy-Syaikh Khalid azh-Zhafiri hafizhahullah
••••••••••••••
Majmu’ah Manhajul Anbiya

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>