Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

Dauroh Nasional Asy Syari’ah Ke-15

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Khomeini, Rujukan Taqlid Agung Konstitusi UUD Iran Adalah Dedengkot Teroris Kebejatan Moral Yang Melegalisasi Pelampiasan Nafsu Syahwat Bahkan Kepada Bayi Yang Masih Menyusu!!

KHOMEINI, RUJUKAN TAQLID AGUNG KONSTITUSI UUD IRAN ADALAH DEDENGKOT TERORIS KEBEJATAN MORAL YANG MELEGALISASI PELAMPIASAN NAFSU SYAHWAT BAHKAN KEPADA BAYI YANG MASIH MENYUSU!!¹

Khomeini Rujukan Taqlid Agung Undang-Undang Dasar Iran membolehkan bernikmat-nikmat (melampiaskan syahwat) kepada bayi perempuan yang masih menyusu(!!!)

Berkata Khomeini dalam kitabnya Tahrirul Wasilah halaman 241 masalah nomor 12 :

وأما سائر الاستمتاعات كاللمس بشهوة والضم والتفخيذ فلا بأس بها حتى في الرضيعة

“…Adapun segala bentuk bernikmat-nikmat seperti meraba dengan syahwat, memeluk dan melakukan At Tafkhidz*) maka hal tersebut tidak mengapa meskipun dilakukan terhadap bayi perempuan yang masih menyusu.”

*) التفخيذ

At Tafkhidz:
Yaitu duduk diantara kedua paha pasangan sebagaimana orang yang melakukan jima’ atau dengan ibarat lain yaitu seorang laki-laki memasukkan (menggesek-gesekkan) kemaluannya diantara kedua paha pasangannya tanpa memasukkannya ke dubur atau qubulnya.

Gambar 1. Fatwa no. 11 & 12 SexKhomeiniac Rujukan Agung Konstitusi negara Syiah Iran, selaku pemegang jabatan Ilahiyah Wali Faqih Syiah menggantikan Imam Mahdinya yang masih bersembunyi di goa di Samarra.

لعنة الله عليكم حتى الرضيعة لم تسلم من شهواتكم الحيوانية .

Semoga Allah melaknat kalian wahai Rafidhah Khomeiniyah!

Bahkan balita yang masih menyusu pun tidak selamat dari nafsu syahwat kebiadaban kalian.

Dimana teriakan para gembong hak asasi manusia, Liberalis Nusantara yang getol berkampanye mempersaudarakan Ahlussunnah dengan kaum yang rusak aqidah dan bejat moralnya ini?!

Inilah teror kebejatan moral Syiah Khomeiniyah yang kalian lindungi atas nama kebebasan menjalankan keyakinannya!

Inilah bentuk teror radikalisme Syiaxmaniac yang jika menimpa bayi dan anak kalianpun maka kalian akan murka dan marah kepadanya!

Bagaimana kalian bisa melindungi untuk menjalankan keyakinan -keji amoralnya- membolehkan hal ini bebas dilakukan Syiah Khomeiniyah terhadap orang lain sementara kalian tidak mengijinkan kebejatan moral terhadap bayi itu terjadi untuk bayi-bayi kalian dan sanak keluarga kalian sendiri?!

Inikah jual beli kebebasan amoral (baca: teror moral) Syiah yang kalian lindungi dan perjuangkan demi merusak moral bangsa Indonesia?!

Catatan kaki
(1) Jadi inilah satu contoh tambahan bukti betapa rusaknya propaganda jahat yang ingin mempersaudarakan Ahlussunah dengan kaum Syiah yang rusak aqidahnya dan bejat moralnya sebagaimana persekutuan damai yang diikrarkan oleh si Muhammad al-Imam Mubtadi’ Ikhwani pengkhianat negara Yaman dengan pemimpin pemberontak Houthi dukungan Iran.

#khumaini #khomeini #pelacur #pezina #UUD_Iran #iran #yahudi #teror #teroris_bejat #amoral #radikal #islam

🔆👣🔆👣🔆👣🔆👣🔆
⚔️🛡Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
📇 Channel Telegram: http://telegram.me/tp_alhaq
🌎 http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com
•┈┈•┈┈•⊰✿✒️✿⊱•┈┈•┈┈•

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>