Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

Dauroh Nasional Asy Syariah Ke-14

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Di Antara Sifat-sifat Terpuji Asy-Syaikh Rabi Al-Madkhali -Hafizhahullah-

DI ANTARA SIFAT-SIFAT TERPUJI ASY-SYAIKH RABI AL-MADKHALI -HAFIZHAHULLAH-

 

Sifat-sifat Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah tidak mungkin cukup untuk dipaparkan secara lengkap dalam tulisan yang sangat singkat ini. Namun setidaknya tulisan ini sebagai isyarat singkat sebagai pengingat akan sebagian keutamaan tokoh alim besar ini. Semoga Allah menyembuhkan beliau dan memanjangkan umurnya di atas ketaatan kepada-Nya.

1]. Sangat perhatian terhadap Dakwah Salafiyyah, baik di ujung timur maupun barat dunia. Dada beliau lapang terbuka menyambut para penuntut ilmu dari seluruh dunia dengan berbagai macam latar belakangnya. Beliau sebagai pengajar, pemberi nasehat, mendamaikan, mendengar berbagai keluhan, dan teman diskusi. Disertai daya ingat beliau yang sangat kuat, beliau mampu mengingat sekian banyak nama para pengampu dakwah, sejarah mereka masing-masing, dan bagaimana sikap-sikap mereka terhadap Dakwah Salafiyyah di berbagai belahan dunia.

2]. Berani menyatakan kebenaran. Beliau telah membantah berbagai teori para pengikut mereka, menunjuk dengan terang nama-nama mereka, dan membuat mereka gentar. Kalau tidak ada kecuali bantahan beliau terhadap Sayyid Quthb, niscaya itu cukup sebagai bukti ketangguhan beliau.

3]. Produktivitas Ilmiah yang sangat kaya dan beragam. Dengan karakter kuat, kokoh, dan mendalam dalam karya-karya tulis beliau. Majmu’ah pertama dari berbagai karya tulis beliau telah dicetak, mencapai 15 jilid.

4]. Upaya beliau membela Aqidah Salafiyyah dan membantah orang-orang yang menyelisihinya tidak melalaikan beliau dari mengajar di masjid atau di rumah.
Beliau masih sempat untuk men-syarh banyak sekali dari kitab-kitab para ulama, seperti Shahih Muslim, Asy-Syari’ah karya al-Aajurri, Ushulus Sunnah al-Imam Ahmad, dan yang lainnya.

5]. Nasehat Yang sangat besar terhadap umat. Yaitu dengan beliau memberikan peringatan (tahdzir) kepada umat dari segala hal yang membahayakan mereka dalam agama. Maka dengan lisan dan penanya beliau membantah kelompok Rafidhah, Shufiyyah, Ikhwanul Muslimin, Sururiyyah, Haddadiyyah (pengikut Mahmud al-Haddad), dan lainnya, seperti Yahudi, Nashara, kaum Liberal, beliau membantah mereka dengan lisan dan pena.

Di tengah terpaan yang menimpa tokoh besar ini, yaitu permusuhan, upaya pencemaran kredibilitas beliau, dan membuat umat lari dari beliau dan manhaj beliau, namun yang membuat tenang hati seorang muslim adalah nikmat yang Allah karuniakan kepada beliau, yaitu beliau diterima dengan baik di kalangan para ulama kibar. Banyak pujian para ulama tersebut kepada beliau, di samping rekomendasi dan pengakuan atas keutamaan, keilmuan, dan kebenaran manhaj beliau. Yang terdepan dari para ulama kibar tersebut adalah para tokoh besar masa ini: Ibn Baz, al-Albani, Ibn Utsaimin, Muqbil al-Wadi’i, al-Luhaidan, as-Subayyil, al-Fauzan, dll.

Semoga Allah senantiasa menjaga Asy-Syaikh Rabi dan memanjangkan umurnya, menyembuhkan beliau dari sakit yang beliau alami, serta membalas beliau dengan balasan terbaik untuk para ulama yang beramal dengan ilmunya dan memberi nasehat.

✍🏻 Ditulis oleh:
DR. Ali bin Yahya al-Haddadi
14 Dzulhijjah 1438 H / 5 September 2017 M
[@alihaddadi37]

📚 Sumber || https://telegram.me/ManhajulAnbiya

 

 

 

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>