Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

PERMESTA, Gerakan Pemberontakan Rakyat Semesta Dukungan Amerika

Bismillahirrohmanirrohim. o

PERMESTA, GERAKAN PEMBERONTAKAN RAKYAT SEMESTA DUKUNGAN AMERIKA

 

Perdjuangan Semesta atau Perdjuangan Rakjat Semesta disingkat Permesta adalah sebuah gerakan militer di Indonesia. Gerakan ini dideklarasikan oleh pemimpin sipil dan militer Indonesia bagian timur pada 2 Maret 1957 yaitu oleh Letkol Ventje Sumual.

CIA mendukung pemberontak Permesta dalam bentuk pemberian 15 buah bomber B-26 dan fighter P-51 Mustang yang membentuk pemberontak angkatan udara bernama Angkatan Udara Revolusioner dengan markas di lapangan udara Manado, jumlah besar senjata dan peralatan lainnya, dana yang signifikan, ditambah agen CIA internasional dan tentara bayaran dari Taiwan, Filipina, dan Amerika. Merasa berani dengan suplai dari CIA, para pemberontak memulai serangkaian serangan udara di Sulawesi dan Maluku yang dipegang pemerintah pusat. Kota-kota tersebut dibom oleh pesawat-pesawat pemberontak yang dipiloti CIA, termasuk Balikpapan, Makassar, dan Ambon. Pada 15 Mei 1958, para pesawat pemberontak membom pasar Ambon, membunuh sejumlah besar warga sipil yang menghadiri hari kenaikan Yesus di hari minggu.

Menanggapi serangan para pemberontak, Presiden Sukarno memerintahkan militer Indonesia untuk menghancurkan pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia-Permesta. Sejumlah serbuan Angkatan Udara Republik Indonesia di Manado menghancurkan pesawat-pesawa B-26. Sementara itu, seorang dari mereka ditembak jatuh pada 18 Mei 1958 oleh pilot Indonesia diatas Kepulauan Ambon. Pilot B-26, agen CIA Amerika Allen Pope, tertangkap hidup, yang menyorot keterlibatan lebih dalam CIA di pemberontakan tersebut. Konsekuensinya CIA memulai menarik dukungannya pada pemberontakan. Pope sudah berusaha mengakui dan dihukum mati di Jakarta, sebelum dilepaskan di kemudian hari.

Karena malu terhadap Pemerintah Pusat setelah pesawat yang di kemudikan Pope terjatuh yang membongkar segala bantuan Amerika terhadap Permesta. Sebelum pesawat itu jatuh, Amerika Serikat dengan sangat bersikeras menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak terlibat dengan PRRI maupun Permesta. Seperti yang dikutip oleh John Foster Dulles, “Apa yang terjadi di Sumatera adalah urusan dalam negeri Indonesia. AS tidak ikut campur dalam urusan dalam Negeri Negara lain.” Kemudian, Eisenhower selaku Presiden Amerika Serikat, mengadakan jumpa pers terkait Peristiwa yang terjadi di Sumatera dan Sulawesi serta penemuan beberapa senjata buatan AS.

Isi dari jumpa pers itu adalah, “Senjata-senjata yang ditemukan oleh ABRI adalah senjata yang dengan mudah dapat ditemukan di pasar gelap dunia. Di samping itu, sudah biasa di mana ada konflik pasti akan ditemukan tentara bayaran.” Tetapi tuduhan bahwa Amerika Serikat terlibat disini semakin nyata, setelah tubuh Pope digeledah dan terdapat beberapa identitas tentang dirinya. seperti surat keterangan yang mengizinkan Pope memasuki semua fasilitas militer AS di Philpina. Juga ada kartu klub perwira di pangkalan itu.

Hal ini membuat Amerika benar-benar kehilangan muka di dunia bahkan segala buku yang mengisahkan sepak terjang CIA selalu memojokan Amerika. Untuk meraih hati Presiden Soekarno, Amerika menawarkan bantuan senjata serta bersedia mengimpor beras kepada Indonesia dengan bayaran rupiah, selain itu dengan sangat terpaksa, Amerika menghentikan segala bantuannya kepada PRRI dan Permesta sehingga membuat keduannya semakin melemah.

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perdjuangan_Semesta

Iya, akhirnya satu demi satu centeng-centeng di belakang Ahok yang sebelumnya malu-malu kucing untuk tampil diri akhirnya unjuk gusi..

Tersingkapnya wajah radikalis separatis yang selama ini bersembunyi di balik topeng anti-radikalisme pro NKRI Harga Mati yang dikenakannya!

Tersingkapnya wajah pro-Komunis yang selama ini bersembunyi di balik topeng religi yang dikenakannya!

Tersingkapnya wajah SARA anti-Islam yang selama ini bersembunyi di balik topeng anti-SARA yang dikenakannya!

Mesin pembusukan atas nama Islam dijalankan, lapak anekdot orasi demonstrasi Ahoker kyai jadi-jadian, muslimah dadakan digelar. Siapa mau dikadali?

Betapa banyak hikmah yang Allah Ta’ala singkap dari vonis penjara terhadap si mulut jamban, Ahok sang penista Al-Qur’an. Arogansi minoritas.

Catatan kaki
(1) Nukilan:
Gorkov, seorang dosen Universitas Patrice Lumumba menyatakan bahwa PKI akan hidup kembali asal dengan tegas berpegang pada prinsip Marxisme/Leninisme serta mengadakan kerjasama dengan kekuatan Demokratis yang progresif lainnya.

Di negeri Belanda sisa-sisa PKI hanya berjumlah kecil, tetapi harus diwaspadai dengan cermat. Sisa-sisa PKI merupakan bibit-bibit PKI di masa depan. Selain itu pengalaman sejarah juga membuktikan bahwa masuknya ideologi Marxis ke Indonesia itu berasal dari negeri Belanda dan dilakukan oleh seorang yang berkebangsaan Belanda.”

(Dewan Revolusi PKI, Menguak Kegagalannya Mengkomuniskan Indonesia, Hendro Subroto, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta, 2007, hal. 202-203)

(2) Nukilan:
Merujuk pada pertemuan antara Ketua CC PKI , D.N. Aidit dengan ketua CC PKC, Mao Tse Tung di markas besar Partai Komunis Cina di Zhongnanhai, sebuah perkampungan di dalam dinding-dinding Kota Terlarang, Peking, tanggal 5 Agustus 1965

Mao: “Kamu harus bertindak cepat.”
Aidit: “Saya khawatir AD jadi penghalang.”
Mao: “Baiklah, lakukanlah apa yang saya nasehatkan kepadamu: Habisi Jenderal-Jenderal dan para perwira reaksioner dalam satu kali pukul. Mereka akan menjadi seekor naga tanpa kepala yang tunduk pada perintahmu.”
Aidit: “Berarti kami harus membunuh beberapa ratus perwira?”
Mao: “Di Shensi Utara saya bunuh 20 ribu kader dalam sekali pukul saja.” (Anatomi The Jakarta Coup, 1965, hal. 96, Kudeta 1 Oktober 1965, hal. 76-78).
Url: http://bit.ly/259nmUD

SEPOTONG KISAH GAGALNJA COUP GESTAPU, PEMBUNUHAN PARA JENDERAL AD JANG DIMASAK DI PEKING

(3) http://tukpencarialhaq.com/2017/02/06/jasmerah-nya-pki-hasil-sidang-pleno-cc-partai-komunis-cina-1969-rrc-akan-terus-berusaha-mengembalikan-kekuatan-pki-di-indonesia-dukungan-komintern-komunis-internasional-bagi-kebangkitan-pki/

🔆👣🔆👣🔆👣🔆👣🔆
⚔️🛡Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
📇 Klik ➡️JOIN⬅️ Channel Telegram: http://bit.ly/tukpencarialhaq
🌎 http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com

 

 

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>