Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Wajibnya Mengenal Makna Dua Kalimat Syahadat & Keadaan Orang Yang Meremehkan Aqidah

Bismillahirrohmanirrohim. o

wajibnya mengenal makna dua kalimat syahadat

WAJIBNYA MENGENAL MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT & KEADAAN ORANG YANG MEREMEHKAN AQIDAH

~~~~~~~~~~~~

al-Imam al-Mujahid Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah ta’ala mengatakan,

“Tidaklah maksud dari kalimat “Laa ilaaha illallah” hanya semata-mata mengucapkannya. Namun harus :
Mengenal maknanya,
Mengamalkan konsekuensinya, dan
harus terpenuhi syarat-syaratnya.

SYARAT-SYARAT “LAA ILAAHA ILLALLAH” ada tujuh :
1. Ilmu (tentang maknanya), yang menghilangkan kebodohan.
2. Yakin, yang menghilangkan keraguan.
3. Qabul (menerima), yang menghilangkan penolakan.
4. Inqiyad (ketundukan), yang menghilangkan sikap meninggalkan.
5. Ikhlash (murni), yang menghilangkan syirik (penyekutuan).
6. Shidq (Jujur), yang menghilangkan kedustaan.
7. Muhabbah (Cinta), yang menghilangkan lawannya.

Maksud dari Syahadah “Muhammad Rasulullah” : mengenal maknanya dan mengamalkan konsekuensinya. Bukanlah maksudnya semata-mata melafazhkannya.
Syahadah tersebut bermakna :
▪ Membenarkan apa yang beliau beritakan.
▫Mentaati beliau pada apa yang beliau perintahkan.
▪ Menjauhi apa yang beliau larang dan peringatkan.
▫ Beribadah kepada Allah berdasarkan apa yang Dia syariatkan melalui lisan Rasul yang mulia ini. Bukan berdasarkan hawa nafsu dan kebid’ahan.

Maka wajib atas setiap muslim :
Mengenal makna dua kalimat syahadat dengan pemahaman yang benar dan pengamalan yang serius atas segala konsekuensinya, yaitu membenarkan, mengimani, dan mengamalkan apa yang dibawa oleh Rasulullah dalam al-Kitab dan as-Sunnah, dan yang terkait dengan keyakinan, peribadatan, dan pensyariatan dalam segala aspek kehidupan.”

sumber : Majmu 1/182~183

APABILA MEREMEHKAN AQIDAH …

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:

“Demi Allah,  TIDAK ADA NILAINYA ilmu fikih ataupun ilmu yang lain,  jika kita MEREMEHKAN Aqidah dan MEREMEHKAN Tauhid…lantas kita terjatuh pada kesyirikan kepada Allah.  Tidak ada manfaatnya sama sekali ilmu apapun… !!!

Sekalipun kita hafal al Qur’an,  hadits,  ataupun kitab-kitab fikih,  namun kita terjerumus dalam kegelapan syirik,  maka kita tidak ada nilainya dan kita tidak mendapat manfaat dari ilmu tersebut. “

Sumber:  kitab “Marhaban ya Thalibal Ilmi“, hal. 111

••••••••••••••••••••
Majmu’ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~

1 comment to Wajibnya Mengenal Makna Dua Kalimat Syahadat & Keadaan Orang Yang Meremehkan Aqidah

  • Sahudi

    Bismillaah, maa syaa Allah, benar-benar Asy-Syaikh Rabi’ hafizhahullaahu seorang ‘ulama ahlussunnah penasihat umat di masa ini.

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>