Translator

saudiarabia inggris francis cina koreautara japan jerman belanda.

penjelasan thdp nasehat yg ditulis ibrahim arruhaili
bongkar fitnah alhalabi

Download

E-Books Free

Mutiara Salaf

أنت تكثر سواد أهل الضلال إذا كنت تراهم وتسكت عنهم ، أنت مؤيد ومشجع لهم إذا كنت تراهم يعيثون في الأرض فساداً وتسكت . المجموع280/14

Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata:

“Engkau memperbanyak jumlah Ahlu Dholal (adalah) jika engkau melihat mereka namun engkau diam (tidak mengingkari mereka). Engkau (adalah) pendukung dan supporter mereka jika engkau melihat mereka melakukan kerusakan di muka bumi, namun engkau hanya membisu” (Majmu’ Fatawa 14/280)

"سنناطح ونجادل وندافع عن السنة وعن ديننا وليقل الأعداء ما يشاؤون"

Al-Imam Muqbil Al-Wadi'iy rahimahullah berkata:

"Kami akan terus menghadang dan membantah (kesesatan) dan kami akan terus membela as-Sunnah dan agama kami. Dan silahkan para musuh mengatakan apa saja yang mereka inginkan." [Kaset "Adh-Dhargham as-Sady"]

Tulisan Terbaru

tukpencarialhaq versi android new

Nasehat Asy Syaikh Rabi’ bin Hadi Hafizhahullah

Bismillahirrohmanirrohim. o

Nasehat Asy Syaikh Rabi bin Hadi

Berikut ini adalah Nasehat yang disampaikan oleh As Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhaly Hafidzahullahu Ta’ala (via telpon) Pada Hari Kamis Tanggal 10 Muharram 1435 Hijriyyah dalam acara Daurah “Al Imam Malik bin Anas” pada hari pertama. Daurah diselenggarakan di Kota Tripoli Libyia.

As Syaikh Abu Ahmad :Assalamualaikum

As Syaikh Rabi’ : Wa Alaikumus Salam Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh

As Syaikh Abu Ahmad : Marhaban Wahai Syaikh Kami

As Syaikh Rabi’ : Abu Ahmad ?

As Syaikh Abu Ahmad : Benar Wahai Syaikh, benar Hayyakumullah.

As Syaikh Rabi’ : Allahu yuhayyikum Wa Yubarik Fiikum.

As Syaikh Abu Ahmad : Silahkan Wahai Syaikh (Untuk menyampaikan nasehat)

As Syaikh Rabi’ : Apakah kalian semuanya telah berkumpul ?

As Syaikh Abu Ahmad : Benar, silahkan (menyampaikan nasehat)

As Syaikh Rabi’ : Apakah Abul Fadhl hadir bersama kalian ataukah tidak hadir ?

As Syaikh Rabi’ memulai menyusun untaian mutiara nasehat kepada Ikhwan Salafiyyin :

Alhamdulillah Was Shalatu Was Salaamu ‘Ala Rasulillah Wa ‘Ala Alihi Wa Shahbihi Wa Man Ittaba’a Hudahu, Amma Ba’du :

Aku memohon kepada Allah Tabaraka Wa Ta’ala agar menyatukan hati-hati kita semua, dan agar menjauhkan tipu daya syaithan dari sisi kita. Aku wasiatkan kepada kalian semua untuk bertaqwa kepada Allah Azza Wa Jalla, dan untuk selalu ikhlas dalam wujud ucapan ataupun perbuatan.

Aku wasiatkan untuk saling menyayangi dan saling mengasihi diantara kalian, dan untuk menjauhkan diri dari semua sebab yang akan mengantarkan kepada perpecahan dan perselisihan.

Aku wasiatkan kepada kalian semua untuk berpegang teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam Aqidah, Manhaj, Akhlaq,Muamalah,Tujuan dan segala sisi dalam beragama ataupun berkehidupan.

Berpeganglah kalian semua dengan Tali Agama Allah, sebagaimana Allah Berfirman (artinya):

“Berpeganglah kalian semua dengan tali agama Allah dan janganlah kalian bercerai berai”.

Allah juga Berfirman (artinya) : “Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah Agama mereka sehingga menjadi berkelompok-kelompok, engkau tidaklah menanggung akibat atas ulah mereka sedikitpun”.

Allah Berfirman (artinya) : “Dan dirikanlah shalat oleh kalian, dan janganlah kalian termasuk dari kalangan Musyrikin. Yaitu orang-orang yang telah memecah belah agama mereka sehingga mereka menjadi berkelompok-kelompok. Masing-masing kelompok berbangga atas apa yang dimiliki oleh kelompoknya”.

Hendaknya kalian saling menjaga persaudaraan, saling memiliki, saling mengasihi, saling menyayangi karena Allah, saling mencintai karena Allah. Duduklah kalian bersama-sama karena Allah Tabaraka Wa Ta’ala semata.

Dengan sebab itu, maka Allah akan mengangkat derajat kalian di sisi-Nya. Dakwah kalian akan menjadi kuat dan tersebar luas, sehingga Allah akan melimpahkan hidayah-Nya kepada segenap manusia karena sebab kalian.

“Seandainya Allah berikan Hidayah kepada seseorang karena sebab kalian, maka sungguh itu sangat bernilai melebihi onta-onta merah” (Al hadits).
Saya sangat menekankan hal ini kepada kalian semua, sangat saya tekankan. Aku Nasehatkan kepada kalian agar menyampaikan salamku kepada Abu Fadhl, dan katakan kepada Beliau “As Syaikh Rabi’ mengharapkan dengan sangat agar engkau ikut hadir bersama-sama dalam daurah ini”.

Sampaikan ucapan saya ini kepada Beliau, dan agar supaya menjauhkan diri dari segala penyebab perpecahan, dan jangan mencari-cari Udzur karena sebab berbagai kesibukan. Sungguh kesibukan dalam Dakwah jauh lebih diutamakan daripada kesibukan dalam mengurusi kepentingan harta, kepentingan pribadi, ataupun kesibukan menata hati. Wajib mendahulukan Dakwah dari selainnya.

Aku memohon kepada Allah agar menyatukan hati-hati kalian semua, dan semoga Allah melimpahkan Taufiq-Nya kepada Saudara Abul Fadhl agar berusaha sekuat tenaga untuk bisa saling memiliki, saling bersaudara, menjaga kebersamaan, dan saling mencintai karena Allah Tabaraka Wa Ta’ala.

Wassalamu ‘Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.

Hayyakumullahu Wa Barakallahu Fiikum.

Tripoli Libyia 10 Muharram 1435 Hijriyyah.

Sumber
http://www.albaidha.net/vb/threads/تفريغ-كلمة-الشيخ-الوالد-ربيع-بن-هادي-المدخلي-حفظه-الله-في-مالك-بن-أنس-الأصبحي-الأولى.50650/

Di terjemahkan oleh

Al Ustadz Hamzah Rifai La Firlaz Hafizhahulloh

Forward dari WhatsApp SalafyIndonesia

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.